JOMBLO YANG BENAR AJA
Terkadang kita mendengar mereka -pejuang pacaran- berkata "JOMBLO, YANG BENAR AJA?" saking tidak mau dikatakan JOMBLO, seakan begitu hina kata JOMBLO itu.
Padahal, selain tak ada dalam ajaran Islam dan cenderung merugikan, PACARAN juga sangat menyita waktu dan perasaan, maka wajar jika sakit hati dapat dirasakan meskipun diusia remaja, bahkan terkadang dapat dibawa sampai mati jika perasaan itu begitu dalam.
Maka penulis berharap setelah membaca buku ini, kita dapat menghapus TANDA KOMA dan TANDA TANYA dalam kalimat "JOMBLO, YANG BENAR AJA?" menjadi "JOMBLO YANG BENAR AJA", yaitu memilih hidup sendiri dulu tanpa pasangan, masih ada banyak hal yang lebih mengingatkan diri pada Allah Subhaanahu Wa Ta'ala dan jauh lebih penting, hingga dapat membuka mata dan hati adik-adik kita untuk mengatakan "SAY NO TO PACARAN, JOMBLO YANG BENAR AJA", bahkan ditambah TITIK pada ujung kalimatnya.