POPCORN
  • WpView
    Reads 3,219
  • WpVote
    Votes 422
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 19, 2020
Cerita cinta gue dimulai dari SMA. Disitulah gila-gilanya gue mengekspresikan perasaan gue . Cinta gue itu seperti popcorn. Bukan karna gue suka popcorn tapi karna cinta gue ke dia itu seperti popcorn yang selalu meletup-letup dan ada rasa asin, manis dan pedasnya gitu. Kenalin nama gue Amanda Azahra. Gue kelas XII IPA 2. Sudah 3 tahun lamanya gue bersekolah di SMA HARAPAN BANGSA. Tapi baru kini gue ketemu sama cowok yang mampu buat gue ngerasain sesuatu yang meletup-letup dan berhasil buat gue bingung dengan perasaannya ke gue, apa itu rasa manis, asin atau bahkan pedas. Namanya Azwar Ardian Pratama, dia kelas XII IPA 4. Kelas gue nggak terlalu jauh dari kelasnya, malahan kelas kami berhadapan. Tapi anehya baru kali ini gue ngelihat dia ada di SMA HARAPAN BANGSA.
All Rights Reserved
#14
popcorn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nada Rahasia di Antara Kita
  • Tentang Seseorang
  • Rindro (SELESAI)
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • ❄️Arjuna Prince Ice❄️ Prolog
  • Cinta Aneh
  • ASSYA (TERBIT)
  • Because Of You...
  • EX-CRUSH (On Going)
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku

dari semua rumus matematika yang pernah ku pelajari, cuman satu yang belum bisa kupahami: kenapa hati bisa deg-degan tiap kali lihat sahabat sendiri jatuh cinta. Namaku Aluna. Di sekolah, orang orang manggil aku "ratu matematika"-judul yang kuterima bukan karena aku suka, tapi karena aku selalu jadi andalan pas ujian. Sahabatku ada dua: Arsen dan luci. Kami bertiga kayak sudut segitiga sama sisi-saling seimbang, saling menguatkan. Arsen, ketua OSIS merangkap bintang Pramuka, jago main gitar, dan gak pernah kekurangan kata-kata buat pidato. luci, cewek yang seolah punya dunia sendiri-bakatnya di gambar, suara merdunya, dan aksen Inggrisnya yang bikin guru pun diam. kami bertiga sudah bareng sejak kelas 10. dan di kelas 11 ini, semuanya masih sama. sampai satu hari, Arsen bilang sesuatu yang mengubah semuanya. "lu," katanya pelan waktu kami duduk di tribun belakang sekolah, "gue rasa... gue suka Luci."

More details
WpActionLinkContent Guidelines