Story cover for Imam Impian  by viluv_
Imam Impian
  • WpView
    OKUNANLAR 4,667
  • WpVote
    Oylar 175
  • WpPart
    Bölümler 24
  • WpView
    OKUNANLAR 4,667
  • WpVote
    Oylar 175
  • WpPart
    Bölümler 24
Devam ediyor, İlk yayınlanma Eki 04, 2017
Allah punya rencana disetiap kehidupan manusia. Jodoh, maut, rezeki. Semua telah Allah atur sedemikian rupa.
Dan saat Allah mempertemukan aku denganmu. Aku yakin, Allah telah merencanakan ini semua dengan sangat indah.

~Nadira Putri Ayuni
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Imam Impian kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
IniAku-BukanKamu tarafından yazılmış A [Completed] adlı hikaye
59 bölüm Tamamlanmış Hikaye
"Jangan liatin gue kayak gitu, gue ga suka." Ucap Aya terang-terangan. "Aya," panggilan itu entah kenapa terasa berbeda, Aya menjadi gugup. "Hm?" Aldi justru kembali diam, lagi-lagi malah menatapnya. "Kak sumpah gue ga suka ditatap lawan jenis begini. Lo to the point aja mau bahas apa, kalau engga lo bisa balik." Ucap Aya akhirnya. Aldi justru mengotak-atik ponselnya kemudian di sodorkan ke Aya. "Kenapa?" "Liat aja," Tanpa rasa curiga Aya mengambil ponsel itu. Ada sebuah video berlatarkan ruang rawat Ayahnya. Aya menatap Aldi bingung sebelum memutar video itu. Tangan Aya bergetar, inikah alasan Ayahnya meminta agar ia jangan membenci sang Ayah? "Tolong berusaha ikhlas dengan keputusan Ayah, tolong jangan benci Ayah karena itu." Ucap Ayahnya saat itu. Aya tidak tau harus apa. Aya tau pernikahan dalam video ini sah, setidaknya dalam agama. Jadi ia sudah menjadi istri Aldi dari kemarin? Dan tidak ada satupun yang mengatakannya? Bahkan Ayahnya juga tidak bertanya dahulu apa ia mau atau tidak. "Ayah tidak salah, beliau tidak ingin lo sendiri." Ucap Aldi hati-hati. "Tapi kita cuma orang asing. Lo bisa-bisanya nikahin gue gitu aja. Gimana kalau gue orang jahat? Gimana kalau lo yang orang jahat? Gu-gue..." Aya menggeleng. "Gue gatau," lanjut Aya pelan. Apa karena ini juga Papa Aldi mengatakan kalau Aya sudah mengambil anak laki-lakinya? Jadi Papa Aldi tidak merestui mereka? Rasanya Aya semakin dibuat pusing. Aya menggeleng, "Ini, ini semua masih ga masuk akal." Aldi tau Aya tidak akan menerima dengan mudah. Tapi ia sudah berjanji, tidak hanya dihadapan Ayah Aya dan para saksi, tapi juga dihadapan Allah.
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
Takdir From Allah (Revisi) cover
kita berbeda (End)  cover
Gus Pilihan Sang Abi cover
A [Completed] cover
♥ All Of Me ♥ cover
Bidadari Surgaku  cover
B [Completed] cover
Takdir ku dan Kamu cover
Atlas 2  cover
Dear Kekasih Halal  cover

Takdir From Allah (Revisi)

29 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin

《DIHARAPKAN FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA 》⚠️Dilarang berkomentar menggunakan bahasa yang kasar ⚠️Awas Baper | ⚠️ Romance-Reality | Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang terlalu berharap kepada ciptaan Allah sehingga ia sering merasakan kecewa bahkan rasa sakit yang selalu ia rasakan setiap harinya. ALLAH menjadikan semua ini sebagai ujian untuknya karena Allah tidak ingin ia terlalu berharap kepada hamba-Nya. ALLAH hanya ingin ia berharap kepadanya agar nanti Allah bisa gantikan rasa sakit dan kecewa itu dengan sesuatu yang membuat ia bahagia selamanya. Saat ia berusaha tidak berharap kepada hamba Allah, dan ternyata Allah menepati janjinya dengan mempertemukan ia di waktu yang tlah Allah tentukan dengan seseorang yang ternyata itu adalah pria yang selama ini ia harapakan selama ini dan yang selalu ia ingat setiap harinya. MasyaAllah betapa bahagianya jika Allah mempertemukan kita dengan pria yang menurut Allah baik baginya. In Syaa Allah cinta itu akan abadi dan kekal selamanya.