Story cover for The Red Evil by auraavvvv
The Red Evil
  • WpView
    LECTURES 61
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 61
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 05, 2017
Contenu pour adultes
"apa kamu masih mau benda tajam ini terus menggoressi pipimu yang mulus ini?jika kamu tidak mau memberi tau dimana letaknya emas emas yang sangat banyak itu manis?"ucap mafia yang bernama RED EVIL.siapa yang tidak kenal dengannya?tentu tidak sedikit orang yang mengenalnya yang terkenal sadis dan kejamnya itu dengan senyum jahat,dan tatapan membunuhnya kepada gadis itu.

tetapi bukannya takut,gadis itu malah membalas tatapan mafia itu dengan tatapan tajam dan menantang.

"cepat katakan!dimana letak emas emas itu!atau aku akan berbuat kejam kepadamu?!"ucap RED EVIL marah.

"jawab!aku tidak akan pernah main main dengan ucapanku ini!aku tidak segan segan membunuhmu manis!"ucap RED EVIL dengan nada sedikit frustasi dan dengan tatapan membunuhnya.

tidak ada jawaban dari seorang gadis dihadapannya ini.

"kamu tidak tau Red Evil sebenarnya bodoh?!"ucapnya marah dengan senyuman jahat.dan dengan hitungan beberapa detik,ia sudah memotong lidah gadis itu dengan gunting yang ada ditangannya.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter The Red Evil à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Dek ; Ast.  cover
MAMA SAMBUNG [HUALANG] cover
Cinta Liar Sesaat  cover
Is this destiny or not? cover
Changed || Caine Chana || AU / FANFIC cover
Force to Marry the Devil cover
Rayhan Renzio cover
The 7 Agent  cover
Stay with you? Really? cover
UNSHATTERED cover

Dek ; Ast.

49 chapitres En cours d'écriture

Satu orang punya segalanya, satu orang cuma punya bengkel butut dan harga diri. ​Bagi dunia, Rodien Asther Sagara adalah takhta. Bagi Handeka Tyan Sagara, Asther hanyalah masalah yang bercabang. ​Asther tidak butuh izin dunia untuk memiliki Deka. Dia hanya butuh Deka menyebut namanya-di bawah selimut, atau di depan ribuan kamera. ​Ini bukan tentang kasta. Ini tentang siapa yang menyerah lebih dulu. ​"Lo udah gue tandain, Dek. Nama Rodien emang berat, tapi badan lo jauh lebih berat buat gue lepasin..."