Di dalam markas QUEEN OF MAFIA, seorang gadis ber paras cantik tengh berada, di sebuah penjara di bawah tanah, untuk melakukan sebuah permainan bersama mangsanya tak lupa dengn benda legend. yang berupa sebuah pedang samurai kesayangannya yang begitu tajam selalu dia bawa untuk bermain dengn mangsanya itu . Awshhh... Awshhh... Rintihan demi rintihan yang keluar dari mulut mangsanya itu tak di hiraukan oleh Queen bukannya, berhenti Queen semakin membabi buta secara brutal ketika mencabik-cabik mangsanya itu, menggunakan pedang samurai Kesayangannya yang begitu tajam. Srek... Srek.. Srek.. " Kematian di balas dengn jeruji besi, itu tidak adil bukan? Bukankah nyawa harus di bayar dengan nyawa? Lantas mengapa Anda mendesah kesakitan tuan?? Ujar queen dengan menggerakkan samurai tajam nya di sekitar wajah pria paru baya itu. " Jika ini sakit " Queen menjeda ucapannya sebentar karna merasakan sesak yang berada di ulu hatinya tiba-tiba insiden tiga tahun yang telah silam itu kembali Lerlintas dalam otaknya, ketika melihat peri kecil kesayangannya tewas dengan kondisi yang cukup mengenaskan akibat ulah pria yang ada di depannya ini Tangannya terkepal dengan begitu erat matanya memerah akibat menahan amarah,Queen menatap tajam pria di depannya kaki jenjang nya melangkah mendekat ke arah pria itu. " Jika ini sakit, apakah waktu itu anda tidak merasakan betapa sakitnya, peri kecil kami yang berteriak meminta ampun karna anda telaah menyiksa dirinya? Gadis kecil yang tak tau apa-apa ,harus merasakan siksaan yang begitu kejam,dari tangan anda ini, dan dengan tak berperasaan tangan anda ini menusukan samurai ke dalam perut mungilnya hingga samurai itu menembus bagian belakang punggung peri kecil kami. " " DAN BERAKHIR TEWAS DENGAN KEADAAN YANG SANGAT MENGENASKAN, ITU SEMUA KARNA ULAH KALIAN BERDUA, bukankah nyawa harus di balas dengan nyawa.? Ujar queen dengan Penekanan di setiap kalimat yang iya ucapkan . Deg.
More details