All almost broken

All almost broken

  • WpView
    Leituras 73
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, out 5, 2017
seorang gadis bernama Natalia Putri Melina adalah gadis pintar yang mempunya kehidupan yang sempurna, tenang, dan bahagia. namun semuanya hancur ketika Melina, ibu angkat natalia meninggal semuanya hancur. Di tambah dengan kehadiran seorang laki-laki yang tidak pernah di duga oleh natalia. Tanpa natalia sadari lelaki tersebut adalah teman sekolah natalia. namun natalia tidak mengetahui nya karena natalia hanya bergaul dengan buku-buku novel dan buku pelajaran tidak lebih. Seiring berjalannya waktu. natalia semakin tidak tenang dengan kehadiran lelaki tersebut hingga semua nya telah berubah 180 derajat lebih buruk untuk natalia.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dear of Natasya
  • ZELIFAN By rotibakar25
  • Naura & Lukanya
  • Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
  • SIMETRI
  • Dia Kembali (GreShan)
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • Broken Home

"Aku tersenyum bukan karena bahagia, tapi karena aku tak ingin kalian melihat aku runtuh." - Natasya Kirana Maharani Natasya Kirana Maharani, seorang gadis 14 tahun yang tampak ceria di luar, menyimpan lautan luka di dalam dirinya. Ia hidup di antara ketiadaan kasih sayang keluarga, dikhianati oleh satu-satunya cinta yang ia percayai, dan terjebak dalam gelapnya lorong kesehatan mental yang terus menghantuinya. Meski dunia seperti runtuh, Natasya masih bisa tersenyum. Ia mendirikan komunitas kecil di sekolah bernama Langit yang Menangis Diam-Diam, tempat di mana anak-anak lain yang juga terluka bisa menuliskan isi hati mereka tanpa takut dihakimi. Komunitas itu menjadi suara bagi mereka yang sunyi, menjadi bahu bagi mereka yang diam-diam ingin menyerah. Namun, tidak semua orang menyukai kejujuran. Komunitas itu mendapat serangan, hujatan, bahkan dihancurkan. Sahabat menjauh, pacar memilih diam, dan luka-luka lama kembali terbuka. Natasya terus bertahan. Ia terus menulis. Terus meyakinkan orang lain bahwa mereka layak hidup, meski hatinya sendiri sudah lama remuk. Hingga pada suatu malam, ketika tak ada lagi pelukan yang cukup hangat, ketika suara-suara di kepalanya terlalu bising, dan ketika senyumnya tak lagi mampu menahan air mata... Natasya memutuskan untuk meninggalkan dunia yang tak pernah benar-benar menerima keberadaannya. Ia meninggalkan surat terakhir di ruang komunitas yang dulu ia bangun: "Aku lelah menjadi kuat. Tapi aku ingin kalian tahu: kalian layak hidup, bahkan saat aku memilih berhenti." ---

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo