We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Baby Twin

My Baby Twin

  • WpView
    Reads 209,836
  • WpVote
    Votes 9,237
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Viona tidak menyangka jika Nathan akan setega itu kepada dirinya. Dia tahu laki-laki itu meninggalkannya untuk demi masa depan. Tetapi, tidak maukah Nathan bertanggung jawab atas janin yang ia kandung? MY BABY TWIN © 2015 SYINTAMARTINEZ
All Rights Reserved
#4
niel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • One More Time, One More Chance [TAMAT]
  • REIGA : Ayah Sambung Anakku [√]
  • What? i'm pregnant! ✔
  • Kumau Dia (Nomin)
  • Daddy Jen || NOMIN
  • Young mommy [OhmNanon]
  • Never-Ending Story [NOMIN] | SELESAI (REVISI ON PROGRES)
  • 𝙩𝙝𝙚 𝙗𝙖𝙗𝙮 || 𝙨𝙪𝙣𝙜𝙝𝙤𝙤𝙣 𝙘𝙚𝙣𝙩𝙧𝙞𝙘 ✅
  • [BL] Homophobic || MPREG

🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani

More details
WpActionLinkContent Guidelines