jatuh cinta itu SAKIT

jatuh cinta itu SAKIT

  • WpView
    LECTURAS 354
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 11, 2018
cerita ini bertajuk pada roman Airyn "Bayang-bayang masa lalu terus menghantuiku. Aku berusha melepasnya saat aku tak sengaja bertemu cinta baru. Tapi cinta ini kembali menyiksaku bahkan saat aku terpuruk. Kenangan masa lalu kembali menggerogoti saat hati tak mampu lagi bertahan" Geo "aku tak tau harus berjalan kearah mana saat aku tau dua cinta hadir pada satu hatiku. Aku tak meminta bahkan aku tak pernah membayangkan ini harus memilih dan di pilih" Prima "aku hanya mencintai satu wanita dan tak akan pernah menggantinya.bahkan dalam ketidaktajuannya aku tetap mencintainya" Cindy "Aku tak pernah berfikir bahwa cinta sempurnaku harus berakhir pada kata "dipilih" tapi aku akan terus mendapatkan yang aku mau" Lalu, bagaimana kah airin, geo, cindy dan Prima mempertahankan cinta mereka. "setidaknya aku pernah berjuang..."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You're Here, But Not For Me
  • IF YOU
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • SAHABATKU TEMAN HIDUPKU.
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Mahligai Sunyi
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido