Ukiran Sebuah Luka

Ukiran Sebuah Luka

  • WpView
    Reads 2,110
  • WpVote
    Votes 615
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 6, 2018
Kini aku paham. Bagaimana perihal tentang cinta, jika kau berani mencintai, kau juga harus berani terluka. *** Nita Maudya Evelyn, seorang gadis remaja yang trauma akan cinta. Ia benci cinta. Baginya cinta hanya pembodohan yang mengakibatkan salah satu pihak terluka. Hingga akhirnya, ia bertemu dengan seseorang yang membuatnya yakin, bahwa cinta tak selamanya menyakitkan. Akan kah ada seseorang baru yang mampu mengobati luka lamanya? *** Kehadiranmu hanya sekilas di hidupku. Namun anehnya, kau begitu mahir membuat luka yang bahkan sulit terhapus oleh waktu. -Nita Maudya Evelyn. Rank #369 in General Fiction 6 Januari 2018. #301 in General Fiction 7 Januari 2018
All Rights Reserved
#14
lingga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • FRIENDzone (Completed)
  • ELANOAVA [COMPLETED]
  • Rachel (SELESAI)
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Are You? Really?
  • Luka (Completed)
  • When Love Walked In
  • EVIDEN (Republish)
  • [Bukan] Cinta Pertama

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines