Rain and randy

Rain and randy

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 15, 2020
[Selow update] Rainia Putri Randy Pratama Putra ☔☁☔☁ "Rain? Apakah kamu sangat menyukai hujan?" "Tentu sangat suka, apakah kau menyukainya juga?" "Aku menyukainya seperti ku menyukaimu rain" Hujan pun turun di kota Bandung. Rain terus memikirkan lelaki itu sambil menikmati teh hangat di teras rumah. Penglihatan Rain buram akhirnya Rain tidak sadarkan diri. "Loh gue dimana bukannya tadi gue ada di teras ya?" Ucap Rain kebingungan Rain melihat ia sedang berada di kamar seorang lelaki namun tidak ada orang. 10 menit kemudian muncul seseorang lelaki dari kamar mandi dengan handuk yg di balutkan di pinggang nya. Memamerkan roti sobek yg ada di perutnya. Rain yang sedang melihat-lihat foto-foto di dinding terkejut melihat lelaki itu. "Aaaaaaaaaaa......" Teriak Rain menutupi muka dengan jemarinya yg lentik Randy pun ikut terkejut. "Lo ko bisa di kamar gue" "Gue gatau" Apa jangan jangan gue bisa.....
All Rights Reserved
#93
randy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Baby Sitter || kth●jjk
  • 𝐓𝐀𝐄𝐍𝐍𝐈𝐄
  • April Rain
  • Bunda taehyung~~KOOKTAE
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • I LOVE YOU | Taennie
  • Rainasta

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines