FiloSofi

FiloSofi

  • WpView
    Reads 1,203
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing59m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2018
#CERITA INI TIDAK DILANJUTKAN 🙏 Perempuan yang sedari tadi asyik menyeruput jus nya itu terdiam, saat sepasang mata di depannya terus menatapnya. "Kenapa?" tanya perempuan itu. "Tidak. Saya hanya hanya kesal pada pipet itu," jawab laki-laki itu sembari melirik ke arah pipet yang perempuan itu jepit. "Kenapa kesal?" tanya perempuan itu bingung. "Karna ia menyentuh bibirmu tanpa izin." . . . Ini bukan tentang Filosofi kopi? Teh? Ataupun filosofi yang kau inginkan. Tapi ini tentang Filo, sofi, dan cinta.
All Rights Reserved
#574
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Kangen Kamu Setelah Perpisahan
  • HUJAN DI KALA SENJA
  • Saat Takdir Memilih [C] [EDITING]
  • First Date Of Silent Killer
  • TAKDIR KITA ?
  • BUKAN KERANA DIA [C] ✔ - لله تعالى
  • Semesta Yang Melarang (C)
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]

🥀 Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 ──── ୨୧ ──── zy

More details
WpActionLinkContent Guidelines