"kita ini sudah mahasiswa. cobalah berpikir terbuka. negeri ini adalah warisan leluhur kita. kita disini pejuang peradaban." teriakan itu membuatku bergeming. nafasku menderu kencang. pindato dari Ketua BEMP itu membuatku tak bisa memalingkan wajahku darinya.
"sambut pekikan dari saya. HIDUP.. MAHASISWA" teriaknya bergelegar.
disambung dengan suara2 yang lain. dengan tangan mengepal di udara.
aku terpanah.
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
sekilas bayangan anak laki-laki masa lalunya muncul, dia adalah cinta pertama kao pada saat itu. tetapi pada saat yang bersamaan perasaan suka pada Up terasa sangat nyata...