Penyesalan Terakhir

Penyesalan Terakhir

  • WpView
    LECTURES 41
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., févr. 3, 2018
Bukan penyesalan namanya jika datang di awal.Pertama saling mengenal,saling menyukai,bersama,saling mendukung, saling menyakiti, meninggalkan dan sama sama menyesal ketika tau jika saling membutuhkan. Hanya ada gengsi yang membuat keduanya tak mampu lagi bersama... Aku bukan menangis karena akhir kisah kita yang tragis Namun karena kisah kita yang terlalu manis ~AYRA~ Kamu hanya tau cara kamu membahagiakan mereka. Tapi tidak dengan membahagiakanku. Luka ini lebih buruk dari yang ku bayangkan. -Dereen-
Tous Droits Réservés
#601
penyesalan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DEAR LOVE
  • Happy Ending Doesn't Exist
  • Hilang
  • TAK BERJUDUL
  • As Time Allows
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • You Are My Destiny
  • Kelas A [End]
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu