Story cover for When Nightmare Comes by Aurabeast
When Nightmare Comes
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 08, 2017
Hujan mulai deras mengguyur kotaku, Metrolium. Ku hanya bisa terbaring lelah di apartemenku. Tidak ada yang spesial dengan apartemenku, hanya ada tv rongsokan dan juga alat perabotan tak berguna lainnya. Aku hanya bisa terbaring lelah sambil mengingat-ngingat kejadian histeris semalam, apakah itu hanya mimpi. Bukan. Itu nyata, ketika kelima temanku mati secara mengenaskan. Dan aku hanya bisa melihatnya.

Buat pecinta thriller, mystery, gore dan brutal, harus baca kisah ini.

A Must Read Book!!
All Rights Reserved
Sign up to add When Nightmare Comes to your library and receive updates
or
#459nightmare
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
49 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
You may also like
Slide 1 of 9
SIRAUT SIRAH [REVISI] cover
ADIKARA ELUSIF cover
School Case [COMPLETED] cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)  cover
kisah horor: teror jam 12 malam cover
The Smirk  cover
[TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case cover
TAMU TAK DIUNDANG cover

SIRAUT SIRAH [REVISI]

18 parts Complete

[Horor|Misteri] [Revisi] [Banyak Part tambahan] "Ketika kematian hanya sebuah permainan dan lelucon tampak mengerikan" Rasa penasaran mengantarkan ke enam remaja masuk ke dalam sebuah permainan. Tak disangka permainan itu membawa teka-teki menuju kematian. Mereka harus menghadapi ajal dan berjuang sendiri? Bisakah mereka pulang? Atau menemukan jalan keluar? Tak ada yang tahu Sebab yang bermain tak pernah ada yang kembali. Sejarah lama kini dihidupkan kembali 🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪 Cerita baru guysss heheh Lupain aku nggak pp asal jangan lupa vote and coment😊