Aruna
  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 30, 2017
Debur ombak merangkak naik ke pangkuan Aruna. Tapi ia memilih untuk tak bergeming, tetap di posisinya, bersimpuh di garis pantai. Isakan mulai meluncur dari mulutnya. Punggung yang semula tegap itu kini tampak bergetar. Dengan mata nanar, ia memandang laut dihadapannya. Di menit selanjutnya ia bangkit. Tungkainya berayun maju. Selangkah. Dua langkah. Di langkah ketiga separuh tubuhnya sudah terendam air laut. Lalu, dengan gerakan tunggal yang anggun, seolah gerakan itu merupakan bagian dari sebuah tarian, ia membenamkan diri ke dalam air laut. Sanggul berhias untaian kuntum bunganya terburai ketika kepalanya masuk ke dalam air. Setelah itu kau tak terlihat lagi. Bahkan setelah cahaya fajar mulai merengkuh lautan pun kau tak muncul lagi ke permukaan.
All Rights Reserved
#10
pewayangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Puing luka
  • Poison Of Love
  • Raina
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Waktu?
  • Terdampar Di Pulau Misterius
  • Aura dan Lingkaran Setan
  • Fragmen
  • Setelah Langit Berbisik

Diandra Putri, wanita dingin dengan pahatan sempurna di wajahnya. Dia tidak akan segan untuk melayangkan tinjuan pada siapa saja yang mengganggu ketenangannya. Banyak yang menyatakan cinta pada Diandra, tapi selalu berujung dengan penolakan disertai kalimat kejam dari bibir mungil wanita itu. Hingga satu makhluk menyebalkan datang dan selalu mengusik ketentramannya. Alexandro Wijaya, si biang kerok yang punya sejuta cara untuk meluluhkan hati wanita. Wajah tampannya tak jarang membuat kaum hawa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Alex menerimanya, untuk sekedar bermain-main. Sampai ia bertemu wanita kasar yang sifatnya begitu dingin. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia setuju bahwa ada wanita cantik di muka bumi ini. "Apaan?! Lo masih mau nyelakain gue?!" sungut Alex sambil terus mengipas matanya dengan tangannya yang besar. "Kenapa lo selalu ganggu gue?" Nada bicara Diandra begitu rendah dan dingin. Bagaimana perjuangan Si Biang Kerok mengejar cintanya, Putri Es? Highest rank: #3 in 'puisi' at 201018 #1 in 'teenfiction' at 281218 #3 in 'cinta' at 281218 #4 in 'love' at 281218 #1 in 'percintaan' at 281218 *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines