Seulas Cerita

Seulas Cerita

  • WpView
    Reads 335
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 24, 2018
WpInfo
Fanfic
Ariana Grande
Sekarang aku tau dan sadar, ternyata dari semua hal yang ku kagumi mereka perlahan memberiku pelajaran yang tanpa perna ku sadari Dengan hujan aku belajar masih mau jatuh walaupun jatuh berkali kali. Dari awan aku bisa tau tidak semuanya bisa digapai Dengan senja aku masih bisa berharap kala esok bisa melihatnya lagi Dan dengan kamu Aku berterima kasih karna sudah mengajarkan aku tentang arti luka, Luka yang kuterima dan harus ku hadapi. Ini hanya sebuah Cerpen yang terdapat dari otak ku :) -Cathpins 2017 Kembarannya ariana grande
All Rights Reserved
#445
girl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • Heart disclosure [completed]
  • Kesya ✔
  • ARUMILA
  • Sandyakala [TAMAT]
  • BAD LIAR (Completed)
  • Kalaya [END]

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines