We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
number 09

number 09

  • WpView
    Reads 176,858
  • WpVote
    Votes 4,993
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
warning (17+) ada apa dengan angka 9? kenapa setelah bertemu dengan pria ini aku selalu melihat angka 9? apakah dia takdir yang diturunkan untuk ku? atau dia hanya musim hujan yang akan mengguyur ku lalu pergi begitu saja? itu lah pertanyaan yang ada di benakku, aku, chyntia amara, 23 tahun aku hidup di planet yang bernama bumi dan baru kali ini aku bertemu seorang pria yang benar benar membuat ku terpana. pria yang sangat pelit, pelit berbicara, dan pria yang tidak begitu pandai mengutarakan perasaannya, apakah karena ketidak pandaiannya ini akan membuat ku dimiliki oleh orang lain? gadis itu, gadis aneh dengan pipi yang tak bisa ku deskripsikan, gadis cerewet, gadis 09.09, dia adalah gadis yang bisa membuat ku merasa begitu malu bila bertemu dengannya, jujur saja, dia menarik perhatian ku, aku adalah Naufal Ammar, dan selama hidup ku aku belum pernah begitu tertarik kepada wanita, dan apakah dia akan menjadi wanita pertama dan terakhir ku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Little Thing's [Kang Daniel]
  • goodbye as you (PENDING)
  • Sesaat Saja (end)
  • Love that is hard to express
  • Stereotype; Soobin
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Alice
  • My Boy [END]
  • Number One (completed)

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines