SENJA DILUKISAN LANGIT

SENJA DILUKISAN LANGIT

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
"lo datang sebelum awan menjadi hitam,seakan akan lo datang buat ngelindungi gue sebelum matahari terbenam dan malam yang mulai berperang.tapi akhirnya, lo pergi juga ninggalin gue di selimuti kegelapan" -langit andra Gantara "langit,aku datang punya alasan.aku datang buat untuk beri kamu makna dari sejuta waktu yang ada.agar kamu tau ada berapa banyak warna yang datang dalam setiap waktu di hidup mu,dan seberapa banyak warna yang kamu garisin pake tinta hitam seakan akan kamu nggak biarin mereka masuk ke wilayah mu.padahal kamu sendiri butuh bantuan dari setiap warna yang ada dan bikin diri kamu jauh lebih indah" -senja fradela sasikirana siap membaca cerita senja dan langit lalu berurai air mata? warning! dont copy my story!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Killing Me Softly [END]✔
  • Harapan Bunga Terakhir
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • AURORA [END]
  • MISSHELLA ✔
  • ALLER
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • KEPERGIAN SENJA

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines