Chaos Child

Chaos Child

  • WpView
    Reads 12,994
  • WpVote
    Votes 575
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadComplete Sun, May 31, 2020
peperangan antar ras yang telah usai sejak ribuan tahun lalu, berkat itu semua ras, human, Orc, Anima, dan sebagainya hidup dalam kedamaian tapi dibalik itu terdapat sebuah misteri yang belum terselesaikan yang membuat Alfino, anak dari kota sanctuary harus pergi meninggalkan kotanya. Banyak sekali petualangan yang akan ia hadapi untuk betahan hidup.
All Rights Reserved
#721
seru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perang Berlian [END]
  • RAKA [Completed] ✓
  • HAMA [COMPLETED]
  • NALA 2: The Storm We Called Love
  • (BL) Aku Hidup 100 Tahun dan sekarang aku bosan
  • Hyacinth
  • From Persia to Nebulandia
  • fantasi vtuber
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Hambaruan

Berlian adalah bagian bumi yang terasingkan, di sana berdiri beberapa kerajaan, mereka percaya bahwa umat manusia ini dibedakan dengan ras dan golongan. Jagat seorang kaum Bawah, ras yang mengabdikan diri menjadi petani, kuli, tukang, suruhan dan pekerjaan kecil lainnya. Saat Berlian sekarat karena penyakit menular, muncul aturan baru yang dibuat dengan kejam oleh orang-orang yang menyebut diri mereka kaum Bangsawan. Mereka adalah golongan yang menganggap Jagat dan kaumnya hanyalah budak remeh yang bisa disingkirkan tanpa ragu. Aturan itu mengharuskan Jagat dan kaumnya bertarung satu sama lain sampai mati untuk menghapus lebih dari setengah jumlah populasi kaum Bawah. Lalu mereka yang bertahan akan disingkirkan ke pulau kecil, tempat maut mengerikan bisa muncul kapan saja. Kaum Bangsawan mendikte takdir manusia. Bahkan kaum Menengah yang diizinkan tinggal di Berlian, harus mengingat konsekuensi jika punya anak lebih dari satu. Namun, para Bangsawan salah, kaum Bawah tidaklah lemah. Jagat mengepal tinju, dia mempunyai misi untuk mengubah Berlian. Dia yakin untuk pertama kalinya dalam sejarah, kaum Bangsawan akan kalah. "Takdirmu tidak didikte oleh orang lain. Hiduplah dengan keyakinan bahwa masa depan bisa diubah jadi lebih baik."

More details
WpActionLinkContent Guidelines