We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rindu Randu

Rindu Randu

  • WpView
    Reads 860
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 12, 2017
WpInfo
Poetry
Hai Perkenalkan, namaku Randu G Bentiyan. Kenapa orang tuaku menamaiku Randu? Katanya, supaya ketika aku sudah besar nanti aku bisa menjadi tempat berteduh manusia disekitarku. menjadi manusia yang kokoh. manusia yang kuat. tapi tetap rendah hati dan tanpa sifat arogan. walaupun pohon randu besar itu biasanya berduri, aku ingin menjadi satu-satunya Randu yang tak berduri. hehe. Selamat datang di-Rindu Randu. Siapkan hatimu, karena tulisanku terkadang membuat rindu. Semoga semesta menyayangimu~ Dadaaaaaah! Salam, Randu.
All Rights Reserved
#380
teens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memori (End)
  • Aksara Tak Bertuan
  • baby boy
  • Kamu Milikku (Lengkap dan sudah direvisi)
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Lembut Seperti Doa

Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kamu selalu menjadi yang pertama yang kuingat setiap bangun tidur dipagi hari. Dulu sekali sebelum kita berpisah Wallpaper handphoneku menjadi candu sebelum aku tidur dimalam hari, wallpaper dengan wajahku yang tersenyum dan kamu yang berwajah aneh disebelahku. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat wajahmu, wajah yang pernah kubuat tertekuk marah karena aku bercerita tentang pria lain. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kau selalu berhasil membuatku patah hati karena sangat banyak yang mengejarmu kala itu. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat janjiku sepuluh tahun lagi, janjiku tak ingin mencintai pria lain selain kamu sebelum sepuluh tahun lagi. Sekarang, setelah kita berpisah Kamu tetap menjadi yang pertama. Wallpaper handphoneku tetap kamu. Wajahmu itu sudah memburam di ingatanku, sudah sangat lama hingga membuat memoriku ber-abu. Kau selalu membuatku patah hati ketika mengingat wanita mana saja yang mengejarmu dulu. Dan sampai sekarang, setelah kita berpisahpun, aku masih dijanjiku, aku belum mencintai pria manapun sekarang. Masih tetap kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines