Memories [END]

Memories [END]

  • WpView
    Leituras 818
  • WpVote
    Votos 186
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mar 3, 2018
Dalam suatu hubungan, tidak akan selalu mulus dan tidak ada rintangan. Banyak sekali rintangan yang dapat membuat kita lebih dewasa. Kenangan dalam cinta mungkin dapat dilupakan, namun ketika merasakan itu lagi. Akan kerasa. Bercerita tentang memori yang sempat kelam dalam kerinduan yang amat dalam. ".. Tidak yakin dengan hatiku sendiri, Mengapa dia datang dalam dekapan? Namun, dia juga membuang aku yang berusaha memeluknya..." Nanda Safirana Alea. ".. Aku pernah merasakan dekapan ini, Namun, mengapa wajahnya sangat asing?.." Fero Sprafa Megantara.
Todos os Direitos Reservados
#334
nanda
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ALVANO ALASTAR
  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • DIFRAKSI
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Fragment Of Serenade (END)
  • Tenang bertemu Riuh
  • Happier Than Ever [COMPLETED]

Alvano alastar adalah seorang pria yang sangat mandiri dan tidak pernah bergantung pada kedua orang tuanya sejak dini. Semenjak ia duduk di bangku sekolah dasar, kedua orangtuanya lepas dari tanggung jawabnya kepada putra semata wayangnya itu hanya demi sebuah pekerjaan. Alvano akhirnya diasuh oleh sang kakek mulai sedari dini. Dan hal itu membuat ia merasa bahwa dirinya broken home. Sikap Alvano semakin dewasa semakin dingin cuek, dan arogan. Apalagi ketika dia sudah marah. Tidak ada yang bisa berani mengganggunya walupun kakeknya sekalipun. Tapi semua itu tidak membuatnya menjadi anak yang pembangkang kepada kakeknya, karena ia tak ingin mengecewakan sang kakek yang sudah merawatnya sedari kecil. Pada saat Alvano menginjak bangku SMA, ia bertemu dengan seorang wanita yang selalu dibuly, disiksa, dan selalu dicampakkan oleh kakaknya sendiri di sekolah. Awalnya ia tak peduli dengan wanita tersebut, tapi lama-kelamaan, Alvano mulai merasa iba tatkala mengetahui bahwa wanita itu diperlakukan demikian bukan karena atas kesalahannya sendiri. Melainkan karena ada kesalah pahaman, sehingga keluarganya menganggap bahwa penyebab kematian kedua orangtuanya, adalah putrinya sendiri yaitu wanita tersebut. Alvano yang mengetahui bahwa wanita itu juga broken home, ia berinisiatif untuk menjaga wanita itu. Entah mengapa hatinya selalu bergetar tatkala bersama dengan wanita itu, bahkan hanya mengingat wajahnya saja bisa membuat seorang Alvano bahagia dan gundah gulana di waktu yang bersamaan. ..... Penasaran dengan kelanjutannya.... baca cerita ini sampai ending

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo