keluarga Setan

keluarga Setan

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 29, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah sebuah keluarga inti yang terdiri dari kuntilanak, drakula dan tuyul. Masing-masing anggota keluarga yang mempunyai kisah unik dan menggelitik ini disajikan dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Nyi Kunti yang memiliki masalah serius pada rambutnya yang rontok dan berketombe ini tidak putus asa terus mencari solusi agar sang suami, Willson Dracul semakin cinta padanya. John, si tuyul millenium, anak pertama mereka yang ingin mandiri. Ia menjalin bisnis dalam proyek "rental-bergaransi" bersama seorang dukun bernama Mbah George. Bagaimana selanjutnya kisah keluarga ini? Yuk kita ikuti saja cerita episodiknya. Selamat menikmati genre komedi-horor ini sobat...
All Rights Reserved
#3
komedihorror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARAFERNELIA
  • With or Without You
  • OneShot MewGulf Universe
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Bahasa isyarat
  • RUMAH KOSONG || NCT DREAM X LUCAS
  • Hikayat si Perantau
  • Hopeless  ( Biblebuild  ) END
  • Perihal Sandwich(End)

Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional Bryan dan Alesha serta dampaknya pada anak-anak mereka, menggambarkan kebahagiaan di tengah kesedihan dan harapan untuk masa depan. .... Raka berdiri di tengah kamar, wajahnya merah dan napasnya memburu. "Lu mending keluar dari kamar gue sekarang juga! Lu cuma ganggu gue, tau nggak? Bicara yang penting-penting aja, jangan cuman bikin ribut!" ujarnya dengan emosi memuncak. Bian, yang sudah lelah dengan suasana tegang, menjawab dengan nada kesal, "Biasa aja napa sih? Iya, iya, gue keluar. Gue nggak akan ganggu lo lagi." Dengan geram, Bian membuka pintu dengan keras dan menutupnya sampai bergetar. Kamar itu kini hening. Raka berdiri diam, meresapi kesunyian yang menggigit. Di sudut kamar, dia membiarkan air mata menetes perlahan, wajahnya tersembunyi di balik tangan. Dalam isak tangisnya, dia berbisik, "Gue nggak benci, gue cuma kangen. Gue pengen banget ngerasain pelukan dari sosok ayah, tapi dia udah punya keluarga sendiri, jadi gue nggak bisa ganggu dia." Raka merasa frustasi dan terpuruk, merasakan setiap detik beratnya kepergian dan kekosongan yang ditinggalkan. Seperti jejak langkah yang meninggalkan bekas, kenangan itu terus menghantui dan menyisakan luka dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines