Sweetest Pain

Sweetest Pain

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 31, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu? bagaimana bisa begitu sakit seperti ini? aku tak pernah menginginkan orang yang sejahat ini bisakah aku menyentuhmu jika aku mengatakan kalau aku mencintaimu ribuan kali? bisakah kau tahu hatiku jika aku menangis dan mengemis dengan percuma? haruskah aku mencoba membenci nama itu ribuan kali? haruskah aku menghitung berapa banyak rasa sakit yang kumiliki? cinta itu telah tumbuh terlalu besar karena kau bukanlah aku kau takkan merasakan hal yang sama seperti yang ku rasakan ya, akulah yang lebih menyukaimu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Cerita ini terinspirasi dari lagu yang berjudul Younha - Waiting... -------------------------------------- Enjoy for reading^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • Trial & Error
  • ALSHA
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • Mutualism Symbiosis[Hiatus]
  • You're Here, But Not For Me
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • LELAH

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines