My Short Bad Boy

My Short Bad Boy

  • WpView
    LECTURAS 11,389
  • WpVote
    Votos 830
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 18, 2020
WpInfo
Fanfic
BTS
Blackpink
"Lah jimin ngapain lo ada disini?" "Ini depan kelas gua emang kenapa kalo gua ada disini?masalah?" "Tapi lo ngalangin gua jalan,lagian kenapa tiba-tiba lu ada didepan gua?hah?!" "Gua cuma pengen mastiin tadi pas dikelas gua liat ada bidadari pengen lewat,eh bener ada bidadari didepan gua sekarang." Aku tidak tau kenapa,ini bukan seperti biasa,jantungku berdetak kencang,lalu sepertinya pipiku sudah seperti tomat atau mungkin seperti kepiting rebus. "Hah..em!" "Cie salting." "Dihh..apaan..nggak udah ah gua kekelas dulu,bhayy!" *** Jennie kim daniel,cewek swag tapi cute,ramah sama siapa aja,baik,kalo udah kenal sama orang bawelnya minta ampun,paling nggak suka liat cewe nangis gara-gara cowo,itu alasan dia nggak mau pacaran padahal banyak namja yang ngantri. Park Jimin,cowo imut-imut sekseh:v,dia jadi rebutan satu sekolah,ya tapi nggak satu sekola juga si,bisa nahklukin cewe singa kaya Jennie apalagi ditambah dengan imagenya sebagai playboy kelas Angel,karena pancaran cahaya gantengnya itu loh.
Todos los derechos reservados
#26
jendeuk
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUNAWAY
  • Bad Boy: Park Jimin (Revisi)
  • Midday Stars (JinSoo)
  • 13 : Day by Day | Kookmin [✓]
  • Punya Gue!(Taekook)✔
  • BestFriend [REVISI] - BTS BROTHER (END)
  • My Little Wife | Park Jimin
  • You Are Mine " kookv " TAMATT!!!
  • BLACKPINK X BTS (end.)
  • toxic relationship ✔️
RUNAWAY

"Ci." panggil Langit memiringkan tubuhnya menghadap gadis itu yang mengerjap tersadar dari lamunannya. "Hm? Apa?" Ghani manyahut menoleh sesaat. "Gue cape." ucap Langit pelan terdengar benar-benat lelah. "Ya istirahat lah." balas Ghani santai masih menatap layar di depannya yang kini sedang membahas masalah politik yang gak Ghani mengerti. dan entah kenapa dia enggan untuk membalas tatapan Langit yang ia tahu tengah menatapnya. "Lo gak cape gituh?" Ghani mengeryitkan kening kini menoleh sepenuhnya memandang Langit yang menopang kepalanya dengan tangan yang menyiku bersandar pada sofa. "Lo gak cape terus lari. Kapan hati lo bakal berenti dan biarin gue gapai?" Langit kini benar-benar serius dengan ucapannya. Suaranya terdengar dalam dan serak. "Berenti lari. Please."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido