Frendy Romantika terperangkap di lorong kenangan: lima tahun ia berjalan, namun setiap belokan masih berujung pada nama yang sama Anindya Nayanika. Cintanya bagai labirin tanpa peta, ia pernah menggenggam tangan‑tangan baru, berharap menemukan pintu keluar, tapi tiap senyum asing hanya menegaskan satu hal hatinya pulang ke wajah Anindya juga. Waktu berganti musim, kota berganti wajah. kisah singkat dengan perempuan lain berlalu seperti halte yang tak sempat ia hafal. Di keramaian ia tetap bernapas dalam hampa, menunggu cahaya yang mungkin sudah lama padam atau diam‑diam masih menyala di sudut terdalam, menuntunnya kembali ke pusat labirin bernama cinta pertama.
More details