Serangga Asparagus

Serangga Asparagus

  • WpView
    přečtení 17,631
  • WpVote
    Hlasy 868
  • WpPart
    Části 31
WpMetadataReadDokončeno stř, říj 11, 2017
Ini adalah sebuah kisah sederhana tentang makna dari cinta sejati, dan bagaimana Tuhan, dengan takdirnya yang misterius dan penuh kejutan membimbing dan mempertemukan hati sepasang manusia... Ada Airlangga, Airlangga Lazuardi, seorang lelaki "menyebalkan" yang hobi menulis puisi, dan selama 6 tahun, ia selalu menulis puisi-puisi cinta untuk Kirani, perempuan yang ia anggap sebagai cinta sejatinya. Sayang sekali, selama 6 tahun itu pula, Kirani selalu mengacuhkannya, hal yang justru semakin membuat kegigihan Airlangga di dalam memperjuangkan cintanya semakin menjadi-jadi... Ada Laksita, Laksita Dewanti Swastika, seorang perempuan lincah, tomboy, dan multi talenta. Ia suka menulis puisi dan pintar bermain gitar. Ia telah lama memendam cinta kepada seniornya di kampus, Ligar, dan menganggapnya sebagai cinta sejatinya... Dan ada serangga asparagus, seekor serangga aneh yang seakan-akan menjadi personifikasi dari takdir, takdir yang mempertemukan Airlangga dan Laksita dalam pusaran makna cinta sejati, cinta yang sesungguhnya, cinta yang mendekap mereka... Ya, ini hanyalah kisah yang sangat, sangat sederhana, tapi percayalah: kesederhanaan seringkali memiliki kerumitan tersendiri... Catatan: kalau suka jangan lupa bintangnya... Kalau enggak suka, silakan dikritik...
Všechna práva vyhrazena
#174
beliawritingmarathon
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu