TRIS [SUDAH TERBIT]

TRIS [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    MGA BUMASA 12,611
  • WpVote
    Mga Boto 1,150
  • WpPart
    Mga Parte 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jul 2, 2018
Cinta itu mestinya sederhana. Aku mencintaimu dan seharusnya kamu pun begitu. Atau paling tidak, aku mencintaimu sedangkan kamu tidak memilihku. Menyedihkan tapi setidaknya semuanya selesai. Sesederhana itu. Namun, kamu membuatnya menjadi rumit dengan memintaku menjalani sebuah hubungan, seolah aku memang menjadi yang kamu inginkan, padahal kamu hanya tak ingin reputasimu berantakan. Aku diminta bertahan, pada sebuah hubungan yang sebenarnya tidak pernah kamu inginkan. Aku lelah, dan aku ingin menyerah. Lalu, seseorang datang mengulurkan tangannya. Membisikkan bahwa aku terlalu berharga, untuk lelaki yang bahkan memang tak pernah menganggapku ada. Ia mengajariku bahwa dunia memang lebih indah saat kita menjalaninya bersama orang yang juga mencintai kita. Sampai kebenaran itu datang, menghancurkanku, menjadi bagian yang tidak bisa lagi dijamah kebahagiaan. Apa yang mesti kulakukan? Memulai semuanya kembali dengan ia yang pernah menyakitiku lalu menyesalinya? Atau terus menggeluti ia yang bahkan semesta saja tak merestuinya? Ditulis, 2 Mei 2018. Tertanda, Sofie Fortuna.
All Rights Reserved
#3
elgara
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Vericha Aflyn ✔️
  • Be with you
  • FRIENDzone (Completed)
  • Vera Life Story [Completed]
  • ATHALARIQ
  • Our Times (Completed)
  • Arsyilazka
  • Nothing Special
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • ATHARA [COMPLETE]

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman