KEBAYA MERAH

KEBAYA MERAH

  • WpView
    Reads 6,686
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2020
Berangkat dari kisah legenda Dewi Rengganis dan kemistisan Pegunungan Argopuro. Mentari yang dipertemukan dengan kehidupan penduduk lembah Hyang Argopuro, yang menyeretnya pada pusaran masalah. Kehidupan adat yang kental, membuatnya mulai mempertanyakan keyakinan dan keimanan yang sudah lama dipeluknya. Benarkah Dewi Rengganis memilihnya sebagai wanita pilihan untuk tinggal di Istana Danau Taman Hidup?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bulan di Atas Borobudur
  • BAYANG-BAYANG ARUNIKA
  • DI AMBANG PERPISAHAN
  • I Choose You, Husband (REVISI)
  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • この世界の片隅に(Di Sudut Dunia Ini)[END]
  • Bayangan di Balik Kabut
  • Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng
  • Cahaya di Bumi dan Langit

Di bawah bayang-bayang kemegahan Candi Borobudur yang sedang dibangun, takdir mempertemukan Anjani, gadis desa yang dianggap "gila" karena kemampuannya melihat roh, dengan Rakai, pangeran Mataram yang menyamar sebagai arsitek candi demi mengungkap konspirasi gelap. Ketika bisikan roh leluhur memperingatkan Anjani tentang "gerbang yang tak boleh dibuka", dan Rakai mencurigai Mpu Sangkala, sang kepala pendeta, berencana menggunakan Borobudur untuk tujuan jahat, keduanya terjerat dalam pusaran mistisisme Jawa kuno, intrik politik, dan ramalan mengerikan. Mampukah cinta yang mulai bersemi di antara perbedaan kasta mengalahkan kutukan dan pengorbanan yang menanti? Saat Borobudur bukan hanya menjadi saksi bisu, tetapi kunci keseimbangan dunia yang terancam, Anjani dan Rakai harus memilih antara takdir pribadi dan keselamatan jagat raya. Ikuti kisah epik magis penuh pengorbanan, di mana cinta, tradisi, dan kebencian bertarung di bawah sinar bulan yang sama, bulan di atas Borobudur. Akankah ada akhir bahagia, atau hanya gema cinta abadi yang terukir di relief candi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines