Monolog Kertas

Monolog Kertas

  • WpView
    Reads 11,835
  • WpVote
    Votes 462
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 17, 2018
Tak ada pendengar yang baik Tak ada kawan yang setia Hanya ada selembar kertas tempat bermonolog Pada jiwa - jiwa yang bertebaran AR Tulisan ini berisi puisi-puisi atau quotes yang ada di otakku saja. Inspirasinya orang-orang yang ada di sekitar aku. Sayang rasanya jika aku tidak mengabadikan mereka dalam sajak-sajakku. Jadi untuk semua orang yang aku kenal dan aku sayangi trima kasih karena telah hadir disekitarku.... #janganlupabahagia 10 Oktober 2018
All Rights Reserved
#12
kacang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Tak Bertuan
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines