All You Need

All You Need

  • WpView
    Lecturas 53
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 13, 2017
WpInfo
No ficción
Seperti anak gaul lainnya. Kehidupan Bella selalu diwarnai dengan kegemerlapan dunia malam dan kebebasan gaya hidup. Pulang mabuk, berpakaian terbuka, dan hidup serba mewah. Soal gaya hidup mamanya memang membebaskan. Namun soal jodoh, jangan ditanya. Mamanya selalu protektif dan menginginkan yang terbaik, belum lagi selera keduanya yang tinggi. Umurnya sudah tidak muda lagi, sudah menginjak kepala 3. Namun, belum ada lelaki yang singgah dihatinya. Hidupnya kini dipenuhi dengan desakan desakan soal perjodohan, hingga sederet kejadian aneh kembali terulang. Mampukah Bella memenuhi keinginan mamanya tersebut? •find me on Instagram : sadamjey
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lovygdala (END - WATTPAD)
  • Karang yang terkikis
  • Happy Ending For Second Male Lead (END)
  • Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)
  • F dan Z  ( and )
  • Albel
  • Cute Boys.[Bl]
  • Memory in My Heart [END]

Mabel menikmati pekerjaannya sebagai seorang desainer interior. Di usianya yang menginjak 33 tahun, Mabel juga ingin menikah dan punya anak seperti teman-temannya! Tapi Mabel tidak punya pacar yang bisa diajak menikah. Siapa sangka ibunya terlibat skandal, dikatakan bahwa Mabel adalah anak angkat dan Mabel sendiri sebenarnya mandul karena belum menikah. Untuk membantah isu tersebut, Mabel harus segera menikah dan hamil, daripada ibunya memaksa Mabel menikah dengan laki-laki yang ayahnya berasal dari partai politik lawan, dan jika mereka menikah, koalisi ibunya akan berjalan lebih kuat. Mabel terpaksa menurut, demi menjadi anak yang diakui ibunya. Baskara anak satu-satunya dan ayahnya sudah sakit-sakitan. Dokter bilang, tinggal menghitung hari hingga ajal menjemput. Tentunya sang ayah ingin momong cucu sebelum meninggal. Tapi di usianya yang masih 26, Baskara masih ingin bersenang-senang. Bekerja, bersenang-senang, tanpa tanggung jawab mengurusi keluarga. Bas sadar, bahwa hanya ini kesempatan terakhir untuk dia memenuhi satu saja permintaan orang tuanya. Mabel dan Baskara bertemu, terlibat cinta satu malam, saling bercerita keinginannya, lalu memutuskan untuk menikah dan memiliki anak, demi memenuhi tujuan, walau mereka tak saling cinta. Yang penting, Mabel bisa mendapat pengakuan ibunya, dan Baskara bisa membahagiakan orang tuanya. Tapi, apa iya berhenti sampai di situ?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido