Cinta Untuk Citra

Cinta Untuk Citra

  • WpView
    Reads 1,880
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2020
Citra adalah anak yang selalu bermasalah di sekolah. Mulai dari sering telat, sering bolos, sering tidur di kelas dan lainnya, sehingga dia tak memiliki teman seperti orang lain. Walaupun, sebenarnya dia sangat pintar. Suatu hari, secara tak sengaja dia bertemu dengan 'Adly' sang pujaan banyak cewek disekolahnya. Cowok ganteng, pintar, sederhana dan anak osis. Pertemuan pertama itu membuat Adly menjadi penasaran dengan Citra. Tetapi, semakin Aldy memasuki kehidupan Citra, semakin dia mengerti akan beberapa hal tentang Citra yang tak banyak orang ketahui. Dan seiring waktu Adly sadar bahwa dia mencintai Citra. Sayangnya, Citra tak pernah percaya cinta. Akankah Adly mendapatan cinta Citra? "Cinta itu suatu hal yang manis dan indah." (Adly Putra) "Cinta itu tentang sakit hati, kebencian dan dendam." (Citra) @PutriIndah805
All Rights Reserved
#80
citra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  •  Bayang Senja [End]
  • Impossible Love (Terbit)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Could It Be Love [COMPLETE]
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Gugup Itu Tanda Suka
  • Narasi patah hati

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines