Love Pratista

Love Pratista

  • WpView
    Прочтений 118
  • WpVote
    Голосов 13
  • WpPart
    Частей 8
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, мая 31, 2020
"Berenti di sana!" "Kenapa?!" "Karena lo ganggu! Kayak kecoa!" "Menjijikan dong, haha. Ganteng gini padahal, dan sori gue gak bisa terbang jadi gue bukan siluman kecoa." "Apasih mau lo?!" Gilang berkerut dalam dan menahan dagunya di tangan. Menghela napas panjang kemudian menatap gadis yang kini tengah murka dibuatnya. "Buat gue jatuh cinta!" "Dasar sinting," kontan saja gadis bernama Pratista itu mengumpatnya. Ia menginjak kaki Gilang dengan satu hentakan. Dengan perasaan sakit yang datang tiba-tiba dan perih membuat Gilang berteriak kesakitan. Jelas saja itu terasa menyakitkan karena Gilang bertelanjang kaki. "Itu rasanya, jadi stop ngejar-ngejar gue." "Akhhh! Makin greget gue sama lo, Praaa!!! Jir sakit yawloh!" Pratista meninggalkan Gilang dengan delikan mautnya. Tanpa diketahui oleh gadis remaja yang tidak suka ketenangannya diganggu itu, Gilang berkata lirih "Katanya kisah cinta pertama remaja itu indah, tapi kenapa dia kesakitan?!" ~~~Dia yang kupilih ternyata terluka karenanya (CINTA)~~~
Все права сохранены
#163
gilang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • ERLANGGA
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Kamu
  • Beautiful Girl [END]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Andira [End]
  • Handsome Galvin {END}

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту