Can't Stop!!

Can't Stop!!

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 21, 2017
"lo berubah. Dan gue benci mengetahui fakta itu. Gak usah tanya kenapa, karena gue pikir lo tau jawabannya." "Semua itu salah paham, Lun. Plis, jangan benci gue." "Haha.. salah paham? Begitu ya, okeh. Gue anggap ini kesalahpahaman. Tapi asal lo tau, gue gak akan pernah lupa sama apa yang lo perbuat sama gue. Karena lo sendiri yang telah mengubah kepercayaan gue. Dan sekarang gue ikhlas, Rai. Lo bebas dekatin Ariq!" "Gue gak cinta Ariq. Lo tahu itu kan? Plis lah, lo jangan childis gitu!" "Terserah. Gue kecewa sama lo." Luna pun berlalu meninggalkan Raina yang kini tengah terisak. Dan bagaiman keadaan Luna? Dia pun sama, tengah meredam air mata yang sudah tak sanggup ditahannya.
All Rights Reserved
#307
fight
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still Ours [Hiatus]
  • Kapan Kau Kembali?
  • STARWA [END]
  • this is me
  • TAK BERSAMBUT
  • SORRY || Brighttu
  • Origami Alfiolita (End)
  • Waktu Kita (Kita Dan Waktu)

Cinta cukup sulit bagi mereka yang mempunyai trauma di masa lalu. Mereka selalu punya cara untuk membuat satu sama lain lebih baik, tapi kenyataan memaksa mereka untuk berpisah Tahun demi tahun berlalu, hingga takdir mempertemukan mereka kembali di universitas. Akankah mereka mengulang kisah yang sempat terhenti? Atau segalanya telah berubah? "Bukan soal yang pertama mencintai, tapi soal bagaimana caramu memeluk raga yang penuh luka dalam gelap." Sebuah kisah tentang cinta pertama, perpisahan, dan kesempatan kedua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines