Hijrah untuk Mencinta (HuM)

Hijrah untuk Mencinta (HuM)

  • WpView
    Reads 41,297
  • WpVote
    Votes 2,860
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 22, 2022
WpInfo
Fiction
Social Themes
Jika dengan "mencinta" membuatku melupakan-Nya Maaf, sampai di sini saja dan aku berhenti. Jika dengan "mencinta" membuatku mengabaikan-Nya Maaf, aku memilih perlina kemudian perlahan pergi. Saat mencinta akhirnya tentang semua yang hadir tanpa terduga, akan bagaimana mengabaikan rasa di dalam dada? Saat mencinta pada kenyataannya bukan tentang harus memiliki, tapi tentang berusaha memberi makna cinta yang hakiki untuk memahami cinta sang pemberi hati. Ini adalah bagaimana kita menjadi cerita Saat mencinta membuatku merindu-Nya Aku memilihmu, meski orang bilang kita bagai arunika dengan swastamita Sulit untuk menyatu, tidak akan pernah benar-benar bisa bersama dengan nyata Ali dan Ily, kolaborasi antara negative dan positif. Ali, si tampan dengan segala sifat urakan serta kehidupan modernnya. Ily, gadis cantik penuh prinsip serta keinginan kuat meningkatkan keimanannya.
All Rights Reserved
#727
ily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can You Give Me One More Chanche
  • Istri kedua
  • Stay (Away)
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-
  • Perjuangan Hati
  • SUATU HARI
  • Love Story In Friendship [End]
  • Inginku Memilikimu
  • Itu Aku Dulu
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)

Aku hanya lupa bagaimana caranya menyatakan cinta... dan menjaga hatinya. ~rendy *** "buku ini, menceritakan kisah sebuah hati yang mengalami rasa sakit berkali-kali, hancur berkeping berulang kali, tapi tidak pernah menyerah untuk mencintai. Intinya hati kita itu kuat buat melakukan itu semua, cuma mungkin karna kita merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya... kita menyerah gitu saja. Padahal masih ada kesempatan, inti dari cerita ini adalah kisah sebuah hati yang membutuhkan kesempatan." Jawab ku mengakhiri pertanyaan sang wartawan itu. kini semua nya berdiri dan memberikan tepuk tangan pada ku. Tapi satu-satu nya objek yang berulang kali aku tatap adalah gadis itu. sejak dulu aku tidak pernah bisa mengalihkan tatapan ku dari nya, kini itu pun terulang lagi. Ya Tuhan, jagalah kebahagiaan nya untuk ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines