Once Upon A Star

Once Upon A Star

  • WpView
    Reads 330
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 15, 2017
Ada yang bilang jika kau terlahir menjadi seorang bangsawan maka hidupmu pasti lah bagaikan berada di surga. Berlimpah material dan perhatian yang didamba orang banyak. Namun pernahkah kau membayangkan apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok Istana yang megah itu? Pernakah kau bertanya apakah Aksa, putra bungsu dari Pangeran Keraton sekaligus cucu laki - laki satu - satunya yang dimiliki oleh Eyang Kakung dan Eyang Putri pemilik Istana Keraton Yogyakarta, bahagia dengan kehidupan yang diimilkinya? Calon pewaris tahta berumur delapan belas tahun itu terjebak dalam himpitan kenyataan yang memaksanya untuk mencari jawabannya seorang diri. Menuntunnya bertemu dengan seseorang yang membuka matanya melihat keindahan Kota Verona. Melalui kacamata seorang gadis asal Jakarta bernama Cendana, Aksa mampu melihat dunia bukan seperti apa adanya melainkan seperti yang sudah seharusnya. Namun, sebuah kenyataan yang selama ini tertutup rapat seketika terbongkar dalam sekejap, mengoyak seluruh dinding dalam tubuh Aksa. Kebenaran tentang kedua orangtuanya dan pernikahan yang telah diputuskan tengah menanti kehadirannya begitu ia kembali ke Yogya. Seluruh keputusan ada di pundaknya, karena kedua tangannya telah terisi oleh beban mahkota yang akan dikenakannya nanti. Dengan bantuan Danu, sahabat satu - satunya yang ia miliki seumur hidupnya dan genggaman jemari Dana yang begitu kuat, mampukah Aksa menyusun kembali lembaran hidupnya yang hancur berantakkan? Atau justru membuat dirinya terjatuh ke dalam jurang kelam pikirannya? Apakah Dana akan terus menggenggamnya? Aksa ... apa yang akan kau lakukan?
All Rights Reserved
#4
pea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Izinkan sekali saja
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • ZAWIL
  • Cinta Di Jogja [Terbit]
  • Laskar Jingga
  • Giwang
  • GRIZLEN {On Going}
  • Janji yang Menemukan Rumah
  • TAMARA

Setiap kerajaan besar menyimpan dua hal yang tak terelakkan: kejayaan... dan keretakan. Di Tarumanagara, pecahan-pecahan itu mulai terasa seperti getar halus di permukaan air-nyaris tak terdengar, tapi menyimpan badai yang sabar. Patih Wilagni tahu: ia sedang berdiri di antara sisa-sisa peradaban yang megah, tapi rapuh. Di usia senjanya, ia hanya ingin diam di beranda, mendengar suara angin dan cucu yang tertawa. Tapi sejarah jarang mengizinkan seseorang pergi tanpa luka. Tuduhan, pengkhianatan, dan dendam masa lalu mendesaknya untuk memilih: diam... atau melindungi yang ia cintai. Aryaseta, putra semata wayangnya, belum sepenuhnya tahu bahwa darah yang mengalir di tubuhnya adalah warisan dari masa yang runtuh. Ia masih membaca sastra tua di kamarnya, tidak tahu bahwa namanya sedang ditimbang di ruang-ruang kekuasaan yang tak ia kenal. Dan Santanu, bekas prajurit yang memilih menjauh dari hiruk-pikuk istana, kini harus kembali menakar kesetiaan di atas luka. Di antara rempah-rempah dagangannya, ia menyimpan satu sumpah: agar tak satu pun anak cucunya jatuh ke dalam lingkaran dendam keraton. Lalu, Tarumanagara pun pecah. Dari rahimnya lahir dua anak kandung yang tak lagi saling mengenal: Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Satu ingin melanjutkan nama, satunya ingin memulai yang baru. Tapi sejarah tidak pernah bisa ditulis tanpa darah. "Petaka di Tarumanagara" bukan sekadar kisah tentang raja dan perang. Ini adalah narasi tentang perpisahan, tentang keberanian menyelamatkan jiwa meski kehilangan segalanya, dan tentang cinta yang bertahan meski dunia berubah bentuk. Bila kekuasaan adalah lingkaran, maka cerita ini adalah tentang orang-orang yang memilih keluar dari pusaran itu-demi cinta, demi warisan yang lebih luhur daripada tahta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines