Lazy Gril

Lazy Gril

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 15, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sinopsis: Seorang gadis SMA yang terkenal keras kepala dan malas,ia selalu dimarahi oleh guru-guru karna suka terlambat masuk kelas,jam pelajaran suka tidur,suka usil,makan permen karet dikelas terus ditempelin dibangku guru,sampe-sampe dia dipanggil orang tua akitbat ulahnya yang usil. Suatu hari ia dipaksa oleh ketiga sahabatnya itu untuk merubah sikap,sipatnya dan harus giat membaca,pada akhirnya ia nggak mau dan terus dipaksa oleh ketiga sahabatnya itu dia nyerah,mau nggak mau dia turuti. Bagaimana dengan orang tuanya? Apa orang tuanya malu mempunyai anak seperti dia? Apa ketiga sahabatnya itu mampu merubah sikap dan sipatnya dia? Suatu hari ada seorang pria yang hadir dihidup caca dan pria itu tidak menyerah untuk mengubah sikap caca. Apakah pria itu bisa mengubah sikap caca?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hope Was My Mistake
  • The End of Perfect (On going)
  • Cinta Haluku Menjadi Nyata
  • Teacher & Slacker (End)
  • KAPAN MOVE ON?
  • I'm Zeba, I'm Perfect, I'm Irreplaceable,
  • Gula - Gula
  • About Love Money and Drugs

Dengan segenggam mimpi dan doa orang tuanya, Belvina, seorang gadis muda dari kota kecil, berangkat ke Jakarta untuk mengejar cita-citanya. Di balik senyumnya yang penuh harap, tersimpan tekad dan janji: ia harus berhasil, demi keluarga yang telah mengorbankan banyak hal demi masa depannya. Jakarta tidak ramah sejak awal-keras, penuh tuntutan, dan kerap membuatnya nyaris menyerah. Di tengah keterasingan itu, hadir Mahesa, seorang pria yang memberikan kenyamanan dan tempat bersandar. Mahesa menjadi rumah kedua bagi Belvina, tempat ia pulang saat dunia terasa terlalu berat. Ia menggantungkan banyak hal pada laki-laki itu: semangat, harapan, bahkan arah hidupnya. Namun lambat laun, kabut mulai menyingkap misteri yang disimpan mahes. Satu demi satu rahasia itu mencuat-tentang masa lalunya, tentang pilihan hidupnya, tentang siapa dia sebenarnya. Kehidupan Belvina perlahan terguncang, hingga ia sadar bahwa terlalu bergantung pada seseorang bisa membuatnya kehilangan dirinya sendiri. Di antara runtuhnya kepercayaan dan kaburnya tujuan, Belvina dihadapkan pada pilihan: tetap tinggal dalam ketidakpastian bersama Mahesa, atau bangkit sendiri dan mengingat kembali alasan mengapa ia merantau. Perjalanannya menjadi lebih dari sekadar mengejar mimpi-melainkan juga menemukan jati diri dan keberanian untuk berdiri, walau sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines