Improperception : WHO'S IL MIO AMORE ?

Improperception : WHO'S IL MIO AMORE ?

  • WpView
    Reads 660
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 23, 2018
"If you LOVE him, let him be himself. Cause love is filled with lots of things that make it all worthwhile." Hidupku sempurna! Kubilang begitu karena saat ini aku sedang berada pada puncak karir dan tahu-tahu saja kekasihku memberikan kejutan besar dengan mengatakan bahwa ia ingin menikahiku. Tapi, sayangnya aku begitu bodoh. Melakukan segalanya sesuai dengan pikiran dan kemauanku sendiri. Semena-mena mengambil keputusan tanpa pernah memperhitungkan apa yang dipikirkan orang lain. Mengambil tindakan sesuai keinginanku tanpa dipikirkan secara matang. Seperti dulu.... Seperti saat aku masih berkuliah di salah satu PTN dan mengambil keputusan sesukaku soal cinta yang setengah mati kuperjuangkan. Meninggalkan semuanya, mencoba melupakan, mencoba beralih, namun yang kurasa sampai saat ini hanya rasa pedih. Hingga ia memproklamirkan lamaran romantis yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dan inilah duri yang mulai memporakporandakan kehidupan percintaanku. Aku masih terus kalut. Terlebih saat perlahan segala penantian dan perjuanganku membawa kisah baru yang dulu semu. Menyadarkanku untuk berfikir ulang soal sudut pandang yang kuukir semauku, berfikir ulang soal segala keputusan asal yang semakin hari menyadarkanku jika alur yang kubuat saat ini adalah SALAH! - AA -
All Rights Reserved
#58
secretadmirer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coffee Of My Life
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • [END] Blind Rainbow
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • REGATHAN [END]
  • Salah Target [Unpublish]
  • ZiAron [END]
  • So It's You !
  • Setulus Kasihmu (End)

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

More details
WpActionLinkContent Guidelines