We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Apology
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 1, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Senyumannya hangat dan manis sehingga membuatku tak tahan lagi. Anehnya aku tak ingin membencimu, membunuhmu dan kemudian pikiranku sesat, rasanya ingin bunuh diri. Pahit terasa, namun rasa itu telah hilang karena aku mencintaimu. Apakah dirimu seseorang yang telah di rencanakan tuhan untukku?
All Rights Reserved
#542
kiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • Bulan [End]
  • When his name is
  • Sebuah Rasa
  • Rain Drop (Hujanpun Tahu Bahwa Aku Merindukanmu)
  • Rasa Tanpa Kata
  • Memories in Moon
  • Dalam Rintik yang Sama
  • SELENOPHILIE [END]

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines