Story cover for FAJAR by berianasusanti
FAJAR
  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Oct 14, 2017
Aku yang mengagumimu dalam kebungkamanku.
                      -Rifa Dena Susanti-

LO MAU GAK JADI PACAR GUE?
         -Fajar Kusuma Wijaya-

Teriakan pemuda berseragam putih abu-abu di tengah lapangan SMA N 1 BANDUNG yang meminta seorang gadis cantik untuk menjadi miliknya.

Detik itu juga ada seorang gadis yang mati-matian menahan tangisnya
All Rights Reserved
Sign up to add FAJAR to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
It's Me! cover
RIAREZ : dendam dalam cinta (END) cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
A truth(✔) cover
PESAN TERAKHIR [END] cover
DOUBLE SARA cover
THREE GIRLS AND ALL STAR  cover
Antagonis 2 (END) cover
Pesan Dari Athena  cover

It's Me!

45 parts Complete

Aku Youra, Youra Chrysanthemum. Ini kisah ku dengan seseorang yang bernama Darelio. Aku diam-diam menyukainya, yang entah akan berapa lama rasa ini akan bertahan di dalam hubungan pertemanan ini. Aku tak tahu, ia merasakan hal yang sama atau tidak, seperti apa yang aku rasakan. Perasaan yang tak dapat aku jelaskan dengan hanya satu kalimat saja. Masa putih biru hingga masa putih abu, yang di mana semua orang dapat merasakan banyaknya kenangan indah. Aku pun merasakan hal yang sama saat bersamanya. Ini kisah masa sekolah ku dengannya. Youra Chrysanthemum dan Darelio Auguts. Trauma dalam kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup itu, sangat lah menyakitkan. Namun, rasa itu harus aku tutupi dengan segala senyuman dan keceriaan dalam wajahku. Dendam itu terus mengusik ketenangan jiwaku. Satu malam yang mampu mengubah segalanya yang ada pada diri ku. Aku benci dan mencintainya dalam satu waktu. "Gue mau terus beliin lo es krim coklat, gue mau terus temenin lo keliling pasar malam, gue mau terus ada di sisi lo buat jagain lo dari semua yang mau ganggu lo. Jadi, buat gue bisa lakuin itu semua, tolong buka sedikit pintu hati lo buat gue." Darelio menatap penuh harap. Kalimat itu terucap begitu saja pada mulutnya yang mampu membuat darahku berdesir hebat. Yang mampu membuatku merasakan adanya kupu-kupu yang beterbangan di dalam perut ku. Aku tak tahu harus berbuat apa. "G-Gue ... "