Namaku Ay
  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Rasa-rasanya baru kemarin Ay mendekam manja di zona aman. Nggak terusik sama makhluk-makhluk transparan yang saban hari kerjanya gangguin cewek berambut kriting sebahu itu dengan memberondonginya cemilan ala-ala kue basah. Udah biasa. Nggak kaget lagi kalau dengar Ay pingsan gara-gara di bombardir sama makanan -upaya terjitu buat narik perhatian Ay - dari adam sampai hawa yang tertarik sama dia. Ay sih masih santai. Sampai pada situasi krusial dengan hadirnya cowok bersurai hitam - En - yang menarik paksa cewek itu buat keluar dari zonanya. Semua orang tahu cowok berpredikat 'kece dari lahir' dengan penggemar sejuta umat itu - yang sialnya lagi - punya potensi bikin jantung penganut dada berlekuk jejingkrakan. Lah apa kabar dengan si Ay yang tiap hari di ekorin, di kasih kejutan-kejutan, di beri puji-pujian - dalam arti negativ - yang sangat mengancam bagi pengidap Narkolepsi - sindrom tidur akut yang jarang di anut sama masyarakat Indonesia. Mau nggak mau, Ay berkelakar dengan emosinya tiap kali menghadapi cowok ini dan mengabaikan motto hidupnya: "selagi ada mochi, Ay nggak peduli sama yang lain" Dan, Ay sukses di buat Enoh ketar-ketir menunggu ajal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • i hate you bossy!
  • Virtual distancing
  • Keep Your Smile
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Menolak Jadi Janda (END)
  • Unconditional Love
  • Dream Zone: Sleeping Pills (1)
  • THE CLIMB [Completed]

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines