Senja
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 13, 2018
Senja .. Hadir dalam balutan senyumnya yg indah .. Di saat itu .. prtma mngenal yg namanya arti cinta sbnarnya .. Berawal dari pertemuan dingin .. Yang selanjutnya mnjadikan prtmuan itu trasa hngat .. Indah .. indah bagi siapa saja yg mlihatnya .. Namun, bulan demi bulan telah brgnti .. Waktu pun terus brlalu .. mmbwa kita dalam prubahan .. aku pun ta mmpu brfikir .. mngapa secepat ini ? Aku rindu akan yang dulu .. aku rindu .. Dulu selalu ada kata manis trucap dari bbirmu .. namun sekarang .. ahh entahlah ?? Kini, aku hanya mampu memandangmu dari jauh ... hanya mampu bahagia krna tlah memimpikan dirimu .. Aku akan brdiri di bawah balutan senja .. menanti akan hadirmu suatu saat nanti .. Biar aku yg pergi .. agar ak ta melihat punggungmu mnjauh ... Namun jika ak mampu aku akan melihat punggungmu menjauh sampai hilang .. dan menanti jika kamu kembali .. Jika kamu pergi .. pergilah .. tapi jangan paksa aku untuk pergi .. karna semua itu sulit untuk ku lakukan .. Rencana Allah itu lebih indah .. Semoga harapan terakhir itu mampu kuraih ... #35
All Rights Reserved
#39
35
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • di akhir perang
  • Trial & Error
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • D E T A K
  • Oddly Coupley (Complete)
  • METANOIA
  • Rencana Allah lebih baik daripada rencanamu by: lianah putri dewi
  • See You Goodbye

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines