Mas, Sandalmu!

Mas, Sandalmu!

  • WpView
    LECTURAS 418
  • WpVote
    Votos 70
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 11, 2019
Dulu waktu SMP, aku selalu membayangkan kalau sudah SMA nanti aku bakal bertemu dengan pangeran bernaga putihku. Semuanya begitu indah, tersusun dengan rapi di rak imajinasiku. Tapi nyatanya, realita emang lebih suka ngeyel sama ekspektasi. Siapa sangka aku yang hanya runtukan wafer dan bercita-cita jadi pacar Oh Sehun, bisa terlibat dalam skandal cinta segitiga sebagai pemeran ketiga pula yang awal mulanya hanya dari sebuah sandal. W A R N I N G 📛 Ini cuma cerita gabut. Berhubung aku pengen banget punya cerita di wattpad, jadilah cerita ini. Hehe. Baca aja kalo kepo.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I'm The Lucky One
  • 36 days with you {saida} [End]
  • THE CLIMB [Completed]
  • [TEEN FICTION] TRIANGEL
  • Hati Yang Terluka
  • It HURTS
  • Dariel
  • Arsyilazka
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)
  • "The One in the Middle" The end✔️✔️

Kadang gue menyesali keputusan gue untuk kuliah adalah hal benar. Bukan hanya dari beratnya harus belajar untuk menuntut ilmu dijenjang ini. Tapi gue juga banyak belajar tentang pelajaran hidup saat gue malah hidup dikelilingi banyak cowok ganteng famouse kampus, temen-temennya Kakak gue. Ditambah lagi, salah satu dari mereka yang terang-terangan pengen gue jadi miliknya. Padahal dia tahu betul larangan yang Kakak gue terapkan untuk tidak menjalin hubungan cinta-cintaan sama gue yang berstatus adiknya. Tapi entah saking beraninya atau memang sengaja menantang, dia melanggar larangan itu. Sedangkan gue malah menaruh hati sama cowok yang gue temuin lagi makam sendirian dikantin kampus. Kesalah fahaman yang terjadi saat kami bertemu pertama kali, membuat kami terus saja terlibat satu sama lain. Gue takut menyakiti hati orang lain, tapi gue juga nggak mau menyakiti diri gue sendiri. Lalu siapa yang salah disini? Sehun? Gue? Yixing? Atau perasaan yang tak bisa dikendalikan ini?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido