Araya 1 [END]

Araya 1 [END]

  • WpView
    Odsłon 234,724
  • WpVote
    Głosy 10,763
  • WpPart
    Części 36
WpMetadataReadDla dorosłychZakończone pt., wrz 21, 2018
Araya Pachthiraphan. Gadis tampan asal Thailand ini masih keturunan Indonesia. Sejak sepeninggal ayahnya, ia bersama Som, mommynya memutuskan untuk hijrah ke Indonesia. Memulai hidup baru adalah tujuan utama Mommynya bersama Araya. Ketampanan serta kekayaannya yang sejak awal mencolok dihari pertama sekolah membuatnya terlibat dalam permasalahan hati. Dan pada saat Araya telah terpikat pada satu gadis yang mampu mewarnai hidupnya. Ia bertekat untuk mengubah segalanya. Ia bahkan tak segan-segan mengubah kelaminnya demi sang pujaan hati.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • DAIZY (END)
  • AMISHA
  • Waria di Sepanjang Hidup
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • Matahari untuk Arinda ✔️
  • Hanya figuran
  • Aoi'Nara'n [2020]
  • extra transmigration [End]
  • Protagonis < Figuran
  • transmigrasi queen Aurora

Transmigration Edition 🐦🐦🐦 Aldaizy Fatamah Gratama gadis tomboy lenjeh, bicara asal nyeplos, dan moodyan. Aldaizy gadis sebatang kara banyak warisan ditinggal sang ibu dan ayah masih umur 9 tahun dan di asuh sama art art di rumah mewahnya. Tapi tuhan berkata lain, Aldaizy meninggal Saat hari kelulusan SMA nya karena memakan sebuah Apel mengandung racun sudah lama Aldaizy menantikan ini. Takdir tuhan berkata lain dia harus berpindah tubuh ke seorang gadis 16 tahun, yang Namanya hampir sama, Cetriana Daizyan Vretions. Gadis manja,tukang bully,riasan wajah seperti emak emak mau arisan,dan di benci Abang abangnya dan adiknya.Gadis itu terobsesi teman Abangbya. disaat puncak nya gadis itu meninggal karena terjatuh dari tangga saat mengejar salah satu dari Abangnya. "yaelah idup lagi gue,apes apes,bukan gak mau bersyukur ya Allah tapi emang hamba mu ini mau mati aja"-Aldaizy

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści