TERIMA KASIH HUJAN

TERIMA KASIH HUJAN

  • WpView
    Membaca 126
  • WpVote
    Vote 36
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadDewasaBersambung3h 1m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 11, 2017
Seseorang mengganggu hidup Yulita Nurul Azmi. Hanya karena dia menolongnya saat hujan deras. Dia selalu mempermalukan laki-laki bernama Seno itu agar tak menganggunya. Namun Seno membalas tindakannya dengan mengungkapkan perasaan di depan semua orang. Tak ada yang bisa dia lakukan selain mengiyakan. Alhasil, dia mendapat celotehan dari perempuan yang dekat dengan Seno selama ini terutama musuhnya. Saat dia menjawab kalimat serangan Milah, dia mengatakan kalimat yang mematikan untuk musuhnya itu, namun alhasil mematikan dirinya juga. Semenjak kejadian itu pandangan gengnya, yaitu Fosil mendukung dirinya dan Seno. Namun dirinya selalu berusaha menolak. Perlahan Seno merasa lelah dengan respons yang dingin dan tak mempercayainya. Dia menjauh. Ada rahasia yang terungkap. Ternyata masa lalu yang sulit mempersatukan mereka. Namun berjalannya waktu perasaan tak bisa mereka bohongi. Mereka akhirnya bisa bersama dan menyusun cerita yang seharusnya mereka rangkai dari jauh-jauh hari. Keegoisan terjadi pada diri Seno, hingga dia
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Pelangi Setelah Hujan
  • THE LAST POWER
  • Bunga Yang Dibenci
  • Pertemuan di Pasaraya
  • Imperfect [✓]
  • What If I Never Met You
  • Rindu Itu Luka
  • My Best Mama
  • Aleya

"Barangkali, penantian itu tidak akan pernah sampai karena kau yang tidak akan kembali dan aku yang pelan-pelan mati." -Dineshcara Elakshi. Pada hakikatnya, kita semua adalah makhluk Tuhan yang pasti memiliki masalah hidupnya masing-masing, tentunya berbeda dengan satu dan yang lainnya. Begitu pun dengan Dineshcara yang tetap menjalani hidup di kala raganya yang perlahan mati. Semangat hidupnya tak lagi sama sejak sang kekasih pergi meninggalkannya untuk selamanya. Harapnya tak pernah hilang untuk mendambakan kekasihnya kembali. Ikhlasnya bohong lantaran Dineshcara merasa semuanya akan berjalan seperti semula. Gadis itu tidak pernah benar-benar ikhlas melepas seseorang yang telah menjadi rumahnya selama hampir sembilan tahun. Pekerjaannya saat ini menuntutnya untuk selalu profesional dan mampu mengelola emosi dengan baik. Mungkin, Dineshcara mampu melakukannya. Tapi, bukankah selalu ada satu dari sepuluh orang yang tidak mempercayainya? Dia, lelaki jangkung bertubuh tegap yang tidak pernah yakin Dineshcara mampu melakukan itu semua. Di antara keduanya pun sama sekali tidak ada persaingan dalam pekerjaannya, lalu apa alasan laki-laki itu tidak mempercayai Dineshcara?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan