Banusastra [END]

Banusastra [END]

  • WpView
    LETTURE 2,815
  • WpVote
    Voti 1,052
  • WpPart
    Parti 37
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, ago 14, 2025
Pernahkah kamu merasa terjebak dalam ekspektasi orang tua? Ingin merasakan kisah remaja yang penuh gejolak dan pencarian jati diri? Kisah Banu, remaja yang dahulu selalu mengecewakan sang ibu, Harsana. Tekanan untuk menjadi sempurna dan selalu menjadi yang terbaik menghantui Banu. Di tengah pertikaian dengan sang ibu, Banu menemukan secercah harapan dalam olimpiade IPS. Namun, bayang-bayang masa lalu dan pertemanan yang rumit kembali menghantui. Mampukah Banu melepaskan diri dari jerat ekspektasi dan menemukan kebahagiaannya sendiri? -JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK BERUPA VOTE DAN KOMEN YA :) Dibuat: februari 2024 Publish : februari 2024 Selesai : 2 januari 2025 ©2024
Tutti i diritti riservati
#346
ips
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • JAM 3 SORE
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Relationshit! (END)
  • Sunflowers In The Grass (tamat)
  • Bukan Kelas Unggulan [END]
  • IPA VS IPS [END]
  • Al La Na [SEDANG PRE-ORDER]
  • ANTARES
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti