Shadow [On Going]

Shadow [On Going]

  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 264
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Gimana rasanya hidup tapi terasa mati? Itu lah yang di rasakan putri andini "Gue cape caa" "Jangan gitu put gue tau lo cewe kuat, lo bisa ngelewatin ini semua" "Gue ga yakin ca" menangis hanya itu yang bisa putri lakukan saat semua beban masalah sedang menimpa nya kadang gue suka mikir entah keberadaan gue di sekitar mereka terlihat atau gue cuma sekedar bayangan tak kasat mata yang hidupnya berada di sisi belakang mereka mengikuti kemana pun mereka pergi dan hanya terlihat saat sang mentari memancarkan sinar namun saat cahaya redup aku hilang bagai ditelan bumi . Hidup seperti ini amat sangat menyiksa diri. dirimu hanya akan terlihat oleh mereka saat mwereka membutuhkan bantuan gue but di saat mereka gak membutuhkan gue lagi, hidup seperti bayangan kadang terlihat kadang menghilang itu tidak lah menyenangkan apalah daya lu cewe biasa yang jarang dilirik lawan jenis lu jangankan buat dilirik, keberadaan lu emang dianggap disekitar mereka?
All Rights Reserved
#498
ceritaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Sekali Lagi (End)
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Verronica (COMPLETED)
  • Hurt Love
  • You're Here, But Not For Me
  • GRIZLEN {On Going}
  • PHILOCALIST [On Going]
  • Jeritan Anak Broken Home 17+

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines