Daydreaming (To Be Loved)

Daydreaming (To Be Loved)

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 30, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sudah jomblo selama 22 tahun hidup, dan sekarang pengangguran pulak! Lengkap sudah penderitaan seorang Aluna Wiyasa. Ayas, nama panggil Aluna Wiyasa. Dari SMP berharap punya pacar, ternyata nggak dapet juga. Mungkin di SMA. Udah SMA, nggak dapet juga, mungkin saat kuliah. Di kuliahan.... Boro-boro deh. Sampai pada akhirnya Ayas lulus kuliah dan harus galau dengan perihal pekerjaan. Berbarengan dengan hal itu, Ayas yang minim pengalaman dengan cowok, merasa kegalauannya diperparah dengan kehadiran seseorang... akankah Ayas bisa mendapat pekerjaan sekaligus jodoh yang tepat untuknya? "Kalo kamu pernah patah hati, aku juga iya. Tapi bukan berarti, aku menjadi tidak berarti. Yang menjadi seseorang, yang selalu layak untuk patah hati." -Ayas ** Gevan, lelaki yang terbilang sudah cukup umur, usianya 27 tahun, merasa dimanjakan kembali oleh ibunya dengan alasan "belum punya istri yang bisa perhatiin." Dengan perhatian-perhatian itu, Gevan jadi kurang nyaman seolah ia adalah anak mami sejati. padahal perkara perhatian-perhatian yang lebay dari ibunya adalah hanya karena ibunya ingin menantu baru. tentu menikah bukanlah seperti membeli cabai di pasar. menikah harus memilih mana yang terbaik, dan cocok di hati. dan yang terpenting, apakah layak ia mencari kekasih baru, di saat hatinya sendiri masih merasa belum selesai dengan masa lalunya? "Kamu itu mau menyembuhkan luka, atau menciptakan luka yang baru sih? -Gevan ------- *Cerita ini hanya fiktif belaka yeaaaayyyy, semoga pada suka cerita abal-abal ini yaaa. mohon tinggalkan vote, kritik, dan saran jika kamu berkenan :) salam, wiloir
All Rights Reserved
#685
chicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MUSHKIL PYAAR [Completed]
  • Dear Jodoh [Terbit!]
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Kami yang Berdosa
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • My Duchess / End

----- Sungguh aku tidak percaya, bagaimana aku bisa menikah dengan pria lain jika aku sendiri sudah punya seorang kekasih? Sepenuh hati dan jiwaku hanya untuknya, lalu kenapa hal konyol bernama 'perjodohan' harus datang menghampiriku lalu mengganggu hidupku? Aku sangat membencimu wahai perjodohan! Kau dengar itu? --Kavya Sharma-- Perjodohan, menurut kalian, apa itu perjodohan? Hal konyol? Benar. Sangat kuno? Hmm ... lumayan. Omong kosong? Jelas. Menyakitkan? Mungkin saja. Tapi percayalah, aku mengalami itu, dan keluargaku masih memakai tradisi itu. Yaa aku berdoa saja pada Tuhan, semoga yang akan jadi istriku nanti bukan gadis yang sudah punya pasangan. Bukan karena takut selingkuh, aku hanya tidak mau menyakiti hatinya, walau itu bukan ulahku sepenuhnya. Aku tidak bisa bayangkan kalau nanti yang akan menikah denganku adalah gadis yang punya kekasih. Lebih baik melajang saja daripada harus menghancurkan sebuah hubungan, bukan? --Veer Malhotra-- Takdir ini memang aneh, dia membuatku mencintainya, dan dia sendiri yang menjauhkanku darinya. Apa maumu wahai takdir? Memangnya siapa kau? Kau kira aku tidak sakit mendengar kekasihku akan menikah dengan pria lain, yang jelas pria itu bukan aku? Kalau saja aku bisa bertemu denganmu, akan kuminta kau mencoba menggantikan posisiku sekarang. Apa kau mau? --Abhimanyu Kapoor-- Dia pria yang manis. Walau datar dan kadang dingin, tapi dia sama sekali tidak bersikap begitu padaku. Sangat manis, bukan? Oh Tuhan, terima kasih atas kebebasan yang kau berikan. Sehingga aku bisa bebas menulis takdirku sendiri. Aku sangat menyukai ini semua! --Ananya Malhotra-- ----- Mushkil Pyaar = Cinta yang Sulit Happy reading, jangan lupa follow author ❤ Cover by: @Rosikamala_Shroff

More details
WpActionLinkContent Guidelines