My Rainbow

My Rainbow

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 23, 2017
Apakah dunia itu hanya selebar daun kelor? Kenapa dari banyaknya tempat dan orang yang ditemui, Saralee harus bertemu dengan Regan lagi dan lagi? Wajar bila pertemuan itu terjadi hanya sekali dan tak membawa dampak negatif. Lah ini? Pertemuan mereka terjadi lebih dari tiga kali ditempat dan situasi yang berbeda. Dan disetiap pertemuan itu selalu saja menimbulkan masalah bagi Saralee. Dia selalu merasa sial setiap bertemu dengan Regan, sedang Regan dia selalu merasa bahagia bisa bertemu dengan Saralee. Apakah ini yang dinamakan Jodoh? karena kata orang bila ada laki-laki dan perempuan bertemu secara tidak sengaja lebih dari satu kali itu tandanya mereka jodoh. Mungkinkah itu? Bila pendapat itu benar maka sekuat tenaga Saralee akan menolaknya. Meskipun usianya sudah cukup matang untuk menikah tapi dia tak mau bila harus menikah dengan Regan yang seorang Brondong!
All Rights Reserved
#134
brondong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Para Pemilik Nama
  • Pelangi Untuk Hazelia
  • Menjadi Cinta Kedua (END)
  • Kita
  • Brownies Cinta
  • Brondong Itu, Suamiku ! #1 [END]
  • Kembali Bersamamu (END)
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Bukan salahmu
  • Jodoh Untukku (Jodoh Series #4)

Seorang pendiam bisa saja menyimpan berjuta rasa dalam dunianya. Kadang setiap tempat yang dipijak memiliki sebuah nama yang digantungkan. Maka ketika semakin banyak tempat yang dilangkahi akan semakin banyak nama yang harus dikenang kembali. Adakalanya mereka indah dan menyebabkan hati mencintai. Ke depannya bagaimana untuk memilih jika dituntut agar hanya memiliki satu? Daripada merusak budi mereka yang suci, lebih baik menjaganya dan mengatakan ketika waktu telah tiba. Tidak sampai di situ, permasalahan akan terus ada. Setiap kali memilih akan selalu ada pertanyaan, "apakah benar dia yang terpilih?", "apakah yakin tidak akan melihat orang berikutnya ketika sudah menentukan pilihan?", "apakah pilihanmu akan menjadi pelita hati atau hanya akan menjadi kobaran api?" Terkadang apa yang semestinya terjadi akan datang di waktu yang benar dan tepat. Tapi sebaiknya jangan terburu-buru, hari esok tetap tidak ada yang tahu. Sebuah cerita yang ditulis atas sebuah fenomena. Kala banyak sekali orang yang telah pergi, banyak yang tak lagi dapat dimiliki, dan banyak orang yang melukai diri sendiri. Cerita untuk mereka yang tersesat karena tak lagi dapat melihat dengan tepat. Doa untuk semua agar selalu selamat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines