Story cover for Harmonia [SLOW UPDATE] by Lituaria
Harmonia [SLOW UPDATE]
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Oct 16, 2017
Enam sahabat berjanji untuk terus bersama sampai tua. Nia, Rena, Ara, Yuke, Bagas, dan Rama berjanji bahwa tak boleh ada cinta di antara mereka berenam. Namun, janji itu menjadi bumerang untuk mereka. Persahabatan mereka jadi semakin rapuh.
  
  Saat Nia pergi, lima sahabat itu mulai mempertimbangkan kembali janji mereka dulu dan penyesalan terbesar yang pernah mereka lakukan kepada Nia. Meski begitu, Nia yang harus bertarung melawan waktu tak tinggal diam. Dia ingin memperbaiki persahabatan mereka dulu, sebelum waktunya sendiri habis.
All Rights Reserved
Sign up to add Harmonia [SLOW UPDATE] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
MATRIMONIUM by miralazuba
9 parts Complete
Arum Hanandya adalah seorang gadis berusia 30 tahun yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya. Arum memiliki lima orang sahabat dan telah menjalin persahabatan dengan mereka selama 14 tahun. Mereka adalah Sita, Mariska, Masayu, Wanda dan Rena. Selama 14 tahun persahabatan mereka, Arum banyak terlibat dengan kisah cinta hingga pernikahan kelima sahabatnya. Hal ini sangat mempengaruhi cara pandang Arum dalam melihat sebuah pernikahan. Bagi Arum, dulu pernikahan adalah akhir dari sebuah kisah cinta yang indah, atau dapat digambarkan dengan "The End" atau "Happily ever after" seperti pada film-film romansa. Tetapi setelah melihat kisah kelima sahabatnya yang sudah lebih dulu menikah, membuat Arum yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya menjadi memiliki rasa ragu dan ketakutan akan sebuah pernikahan. Karena ternyata pada kenyataannya, pernikahan kelima sahabatnya bukanlah sebuah akhir bahagia selamanya seperti yang ada di film, tapi lebih rumit dan cukup menyesakkan dada. Akankah Arum dapat berdamai dengan ketakutannya akan pernikahan dan berakhir dipelaminan dengan kekasihnya Rano? - "Menikah is a big deal Sita. Jangan hidup dalam ilusi. Kalian jangan membangun ilusi itu bersama untuk hancur bersama" (Arum kepada Sita) -"Cinta lo ke Bayu terlalu besar, lo berikan segalanya buat dia. Sampai lo lupa, cinta itu punya porsi, Mar" (Rano kepada Mariska) -"Yu, kalo menurut gue ya, nikah terus punya anak itu bukan perlombaan. Siapa yang duluan dia yang menang, bukan kayak gitu konsepnya" (Sita kepada Masayu) - "Jangan terus-terusan jadiin gue sebagai standar kebahagiaan lo, karena sekali lagi gue mau ingetin ke lo, Rena lo bukan gue..." (Wanda kepada Rena)
Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]  by AbiyaFatma14
43 parts Complete
Kisah hidup seorang Nabila Aneisha Queenza, gadis berusia 17 tahun yang mengidap sebuah penyakit mematikan sejak usia nya belia. Sejak kecil dia tidak pernah bisa berbaur dan bermain dengan teman teman seusianya, karena rasa sakit dari penyakit yang dideritanya membuat dia kehilangan semua momen bersama teman temannya sebab harus menghabiskan waktunya di rumah sakit. Namun siapa sangka gadis itu tanpa sadar malah mengungkap kisah hidup seorang Nabiel Alvarendra. Cowok pendiam dingin dengan sejuta misteri didalamnya, membuat perempuan manapun bisa terhanyut dalam wajah sosok tampan yang ternyata mematikan itu. ❄️R Nabiel Alvarendra : Lo nggak pernah tau rasanya jadi gue karena Lo nggak perna berada di posisi gue, yang harus dihantui oleh penyesalan di masa lalu setiap harinya. 🌼Nabila Anisha Queenza : Lo nggak pernah tau rasanya jadi gue, yang nggak pernah bisa ngerasain rasanya bisa main bareng temen temen karena lebih banyak hari yang gue habisin di rumah sakit dari pada di sekolah atau dirumah. Lo nggak tau rasanya setiap satu bulan sekali harus kritis di rumah sakit berjuang antara hidup dan mati tapi gak ada papa atau bunda, orang paling Lo sayang dan percaya yang nyemangatin Lo untuk itu. Lo nggak tau rasanya ditinggal sama kedua orang tua Lo disaat Lo bener bener butuh banget sama kehadiran mereka ada disisi Lo. "Bil please, jangan tinggalin gue. Lo kan udah janji nggak bakalan pergi dari gue !!" "Cinta itu nggak selamanya indah bil, meskipun sakit terkadang itu juga cinta. Meskipun buruk, terkadang itu juga cinta. Dan meskipun hancur, terkadang itu juga cinta." 🌼❄️🌼❄️🌼
You may also like
Slide 1 of 8
MATRIMONIUM cover
Love's Serendipity cover
A Memory of You cover
Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]  cover
janji kecil  cover
Sister or More cover
The Sky Before Secrets cover
Hujan Yang Kesepian cover

MATRIMONIUM

9 parts Complete

Arum Hanandya adalah seorang gadis berusia 30 tahun yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya. Arum memiliki lima orang sahabat dan telah menjalin persahabatan dengan mereka selama 14 tahun. Mereka adalah Sita, Mariska, Masayu, Wanda dan Rena. Selama 14 tahun persahabatan mereka, Arum banyak terlibat dengan kisah cinta hingga pernikahan kelima sahabatnya. Hal ini sangat mempengaruhi cara pandang Arum dalam melihat sebuah pernikahan. Bagi Arum, dulu pernikahan adalah akhir dari sebuah kisah cinta yang indah, atau dapat digambarkan dengan "The End" atau "Happily ever after" seperti pada film-film romansa. Tetapi setelah melihat kisah kelima sahabatnya yang sudah lebih dulu menikah, membuat Arum yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya menjadi memiliki rasa ragu dan ketakutan akan sebuah pernikahan. Karena ternyata pada kenyataannya, pernikahan kelima sahabatnya bukanlah sebuah akhir bahagia selamanya seperti yang ada di film, tapi lebih rumit dan cukup menyesakkan dada. Akankah Arum dapat berdamai dengan ketakutannya akan pernikahan dan berakhir dipelaminan dengan kekasihnya Rano? - "Menikah is a big deal Sita. Jangan hidup dalam ilusi. Kalian jangan membangun ilusi itu bersama untuk hancur bersama" (Arum kepada Sita) -"Cinta lo ke Bayu terlalu besar, lo berikan segalanya buat dia. Sampai lo lupa, cinta itu punya porsi, Mar" (Rano kepada Mariska) -"Yu, kalo menurut gue ya, nikah terus punya anak itu bukan perlombaan. Siapa yang duluan dia yang menang, bukan kayak gitu konsepnya" (Sita kepada Masayu) - "Jangan terus-terusan jadiin gue sebagai standar kebahagiaan lo, karena sekali lagi gue mau ingetin ke lo, Rena lo bukan gue..." (Wanda kepada Rena)