Story cover for Dream Track  by choqouise
Dream Track
  • WpView
    LECTURES 210
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 210
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 17, 2017
Ada yang berkata, bahwa mimpi adalah harapan yang kita inginkan.

Ada yang berkata, mimpi adalah kisah balik kehidupan. 

Ada juga yang berkata, bahwa mimpi dapat memperlihatkan masa depan.


Tadinya aku mengira mimpiku hanya khayalan yang bisa kupermainkan, karna aku seorang Lucid Dreamer.

Tetapi-
Aku salah besar. Semua mimpi ini memiliki pola, urutan-, dan suara itu.

Suara yang tak pernah ku dengar,
Namun kurindukan. 

Darimana aku tau?
Karna aku mencatat itu semua.

Ya, aku menulis mimpi- mimpi ku.
 
.

.

.

.



Tapi itu hanya mimpi, bukan?
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Dream Track à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#165imagination
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Pain of the Slayer, écrit par MasRadend_23n97
17 chapitres En cours d'écriture
Di suatu waktu yang dilupakan sejarah, seorang pria kehilangan segalanya saat cahaya kecil yang ia sebut rumah direnggut oleh kegelapan. Sejak saat itu, langkahnya tak lagi menyentuh tanah dengan tujuan, hanya duka yang membuntuti di belakangnya, dan dendam yang merayap di setiap hela napas. Ketika dunia enggan menjawab panggilan hatinya, dan tubuhnya hampir musnah ditelan senyap, bayangan masa lalu datang bagai bisikan angin musim gugur. Sebuah kesempatan terlahir, bukan untuk menyembuhkan luka... tetapi untuk menantang takdir di dunia yang asing. Di sanalah, dunia yang tampak indah namun menyembunyikan luka-luka purba, ia menemukan jiwa-jiwa yang sama rapuhnya. Seorang gadis dari bangsa yang hampir lenyap, sebuah legenda lama tentang tujuh cahaya yang pernah membelenggu kegelapan, dan harapan yang tumbuh dalam diam di antara abu dendam. Di balik pertarungan antara terang dan gelap gulita, pria itu diuji - bukan soal kekuatan, tapi tentang keberanian untuk menerima kehilangan. Sebab kadang, musuh terbesar manusia bukan makhluk yang bersembunyi di balik bayang-bayang, melainkan amarah yang diam-diam tinggal di dalam jiwa. Dan di antara suara angin malam serta cahaya rembulan yang redup, perjalanan itu dimulai... bukan untuk membalas, tapi untuk menemukan kembali makna hidup yang telah lama hilang. -*-*- Genre: (Drama) (Action) (Dark Fantasy Magic) (Reincarnation) (Adventure) --- History of Creation Time Started Writing: 3 October 2024 Finished Writing: ? *** Built by "SY.MasRadend"
In My Dreams, écrit par RinaSuliyati
20 chapitres Terminé
(Aline) Dia kembali. Dia bilang dia menyesal. Tangan terampil yang membelaiku, aku merindukannya. Mata yang melihatku, suara itu yang ingin aku dengar. Lembut memintaku untuk tidak menangis. (Ray) Jika aku menyentuhmu dalam pelukanku, kau menghilang dan air mata mengalir sehingga bantalku menjadi basah. Akhirnya aku bangun dari tidurku. Setiap pagi selalu seperti ini ... Cintaku. Aku harap aku tertidur selamanya seperti ini. Aku bangun masih dengan kehadiran dirinya ... Meskipun aku harap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. Dia tersenyum. Ini benar-benar sudah terlalu lama. Aku merindukan ekspresi itu, dia wanitaku, kan?. (Aline) Dia berjalan menjauh Merangkul orang lain Dadaku terasa seperti hancur di bawah beban berat Aku bermimpi lagi, kan?. Keringat dingin mengalir di diriku. Ini menyakitkan, itu mimpi yang aku benci jika untuk mengingatnya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa sepanjang hari. Kita akan menghabiskan waktu bersamakan... Cintaku. Aku harap, aku tidur selamanya seperti ini Aku bangun dengan masih kehadirannya.. Meskipun aku berharap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. (Ray) Semuanya menjadi berawan tapi gambar nya semakin nyata. Seperti dalam mimpi kemarin, hari ini dia datang kepadaku. Sekarang aku tidak tidur sendirian. Aku harap, aku tidur selamanya seperti ini. Aku bangun dengan masih kehadirannya.. Meskipun aku berharap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. Seandainya aku bisa melihatmu lagi hari ini, Seandainya aku bisa melakukannya lagi, jika kamu kembali lagi .... Jika kamu tidur di sisiku sekali lagi saja, jika itu terjadi lagi ... Aku tidak ingin bangun. Seandainya aku bisa tidur.. ⏰⏰⏰ Fanfic In my dreams 1 terinpirasi dari judul lagu in my dreams (super junior) tapi di perankan sm pemain If.
" 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 " , écrit par nur_ainaah
1 chapitre Terminé
🖋:mampir yuk ka dicerita saya ⚠️; 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘳𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘶𝘢𝘩 𝘪𝘭𝘶𝘴𝘪 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘵𝘳𝘢𝘨𝘦𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘭𝘢𝘮, 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘭𝘪𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘵𝘪𝘱𝘶 𝘥𝘢𝘺𝘢.. ‼️‼️‼️ 𝘽𝙖𝙜𝙖𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙩𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙪𝙥𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙡𝙖𝙡𝙪, 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙡𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙧𝙪.... _𝑙𝑖𝑘𝑎-𝑙𝑖𝑘𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎, 𝑎𝑘𝑎𝑛𝑘𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑑𝑢𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖𝑘𝑢𝑘𝑢ℎ 𝑚𝑒𝑚𝑝𝑒𝑟𝑡𝑎ℎ𝑎𝑛𝑘𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑎ℎ𝑎𝑏𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑎𝑡𝑎𝑢𝑘𝑎ℎ 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟_ "🥀🥀🥀 " Cerita tak hanya awal tetap akhir "Untuk para sahabat tak kasat mata namun kasat hati, .. _sky rain Terima aksih sudah menjadi bagian dari dunia mimpi indah seorang panally, mohon dukungannya ya 🙏 Sebenarnya ini cerita kedua saya yang pertama belum dipublikas
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
The Brightest SUN to the Ordinary Road cover
WITCH WORLD cover
Pain of the Slayer cover
In My Dreams cover
" 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "  cover
Euphoria cover
JIWA cover
"EGRES" cover
𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃] cover
Sesakit Inikah? [TERBIT] cover

The Brightest SUN to the Ordinary Road

23 chapitres Terminé

[COMPLETED] Imajinasiku berputar memenuhi pikiran. Membayangkan jika akan ada sekumpulan peri disana dan hinggap di beberapa helai rambutku. Atau ribuan liliput di bawah mejaku yang berbaris membawa permata dan emas? Sekelebat bayangan pun akan sangat indah jika aku mendeskripsikannya nyata. Bahkan jika itu hanyalah semu, aku tahu dia berwujud. Seperti, setelah aku menemukannya.... ◇•◇•◇•◇ "100 hari?" Dia mengangguk. "Apa kau yakin akan memberikanku kesempatan selama itu?" Dia kembali mengangguk. Membuatku menatapnya jengah sebelum aku kembali bertanya satu pertanyaan sama sejak beberapa waktu lalu. Dengan nekat aku menatap netra biru menawannya. Mencari celah disana, hingga satu ungkapan tak dapat kutahan untuk tidak terlontar dari mulutku. "Kenapa kau memilihku?" Dia tersenyum simpul. "Karena kau yang menciptakanku." Dan dengan jawaban yang sama. ©dlvmays/Taneda_Mayu0526