Raga
  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 16, 2017
"Adakah yang lebih mengerikan dari melihat hantu di persimpangan jalan? Ada. Jawabannya, nyatanya, dan realitanya, yang di persimpangan jalan itu bukan hantu. Tapi, kamu dan cewek berbaju merah yang ku kira kuntilanak, tapi ternyata pacarmu yang belum sempat kusantet waktu itu."
All Rights Reserved
#107
ungkapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Adhena (Complete√)
  • ANARAN
  • [END] Blind Rainbow
  • AYKA
  • Kevyra (END)
  • My Ice Prince
  • Keyla | ✔
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Forced Smile
  • INSTABLE - (Ta) [Completed]

"Seharusnya gue tau Na, kalau lo itu hanya sebatas rubik, sulit buat ditebak. Kadang, semampu apapun kita buat susunan rubik itu jadi, tak berarti apapun. Malah rubik itu bisa makin berantakan." ucap pria itu dengan nada yang terdengar sedikit lirih, menahan gejolak aneh yang menyakitkan setiap sentuhan hatinya. "Mungkin, gue pandai nyelesaiin rubik biasa. Tapi, rubik dalam wujud seperti lo? Gak pernah punya cukup waktu buat nyelesainnya." pria itu menambahkan. Sedangkan, gadis didepannya hanya dapat terdiam mendengarkan. "Karena lo terlalu sulit. Sulit buat segalanya." "Lo ingat tentang taruhan kita? Gue bakal akhiri taruhan itu. Ini permintaan terakhir gue Na, tolong menghilang dari gue." . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines